Grand Hotel Preanger Bertransformasi Menjadi Prama Grand Preanger

IMG_20140509_160831

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Sejalan dengan program Rebranding yang dicanangkan Aerowisata Hotels & Resorts di awal 2014, kini Grand Hotel Preanger bertransformasi menjadi Prama Grand Preanger.

Hal ini terungkap dalam Press Conference Rebranding Prama Grand Preanger Bandung, Jumat (9/5/2014), di Naripan Lounge Prama Grand Preanger jalan Asia Afrika Bandung.

Turut hadir dalam acara ini, General Manager Prama Grand Preanger Bandung Erik R. Tumbelaka, Executive Assistant Manager Prama Grand Preanger Bandung Maya Larasati, dan Sales Marketing Manager Prama Grand Preanger Bandung Asep Saepudin.

Prama diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti unggul, logo Prama Grand Preanger Bandung berupa simbol mahkota yang terbentuk dari gambar lima tangan tertangkup.

“Prama Grand Preanger Bandung. menawarkan layanan dan keramahtamahan Indonesia yang sejati”, kata General Manager Prama Grand Preanger Bandung Erik R. Tumbelaka di awal sambutannya.

“Jika menginap di Prama Grand Preanger maka para tamu akan mendapat layanan yang prima”, ujar Erik, “Kita menjual Hospitality”, tegasnya.

Lebih lanjut Erik menjelaskan bahwa ciri khas Prama Grand Preanger ialah selalu memberikan Welcome Drink berupa Secang, “Semua hotel di bawah Aerowisata Hotels & Resorts akan selalu memberikan Welcome Drink Secang”, kata Erik.

“Selain itu para tamu yang menginap di Naripan Suite akan mendapatkan tambahan guling, mesin pembuat kopi Illy Coffee, dan boneka Tarsius” ujar Erik.

Erik menambahkan bahwa bila ada tamu yang membawa bayi, maka Prama Grand Preanger akan memberikan fasilitas peralatan bayi, kereta bayi, dan tempat tidur bayi.

Lebih lanjut Erik mengatakan Prama Grand Preanger ikut mendukung program Walikota Bandung Ridwan Kamil, “Di lobi Prama Grand Preanger selalu ada musik sunda, selain itu para pegawai setiap hari Rabu berbahasa sunda dan memakai pakaian adat sunda”, ujar Erik.

“Menurut versi Trip Advisor, saat ini Prama Grand Preanger menempati peringkat 11 dari 163 hotel yang ada di kota Bandung”, ungkap Erik, “Dahulu Grand Preanger menempati peringkat 54”, katanya.

“Yang membanggakan Prama Grand Preanger belum lama ini mendapatkan penghargaan dari Soekarno Center karena mempertahankan bangunan Herritage”, tegas Erik.

Mengenai perkembangan dan persaingan Hotel di kota Bandung, Erik menegaskan bahwa bisnis hotel masih menjanjikan untuk waktu-waktu tertentu, “Jumlah hotel di kota Bandung sudah berlebihan”, kata Erik di akhir paparannya.

Rebranding serta perkenalan konsep baru Aerowisata Hotels & Resorts telah dilaksanakan pada (23/4/2014) di Jakarta.

Aerowisata Hotels & Resorts memiliki tiga kategori segmentasi pasar yaitu Upscale, Midscale, dan Economy, Prama Grand Preanger Bandung merupakan hotel yang termasuk dalam kategori Upscale.

Authentic Indonesian Hospitality yang diusung Aerowisata Hotels & Resorts adalah Scent, Taste, Sound, Sight, dan Touch.

Prama Grand Preanger Bandung (dahulu Grand Hotel Preanger) berdiri sejak 1929, dan telah mengalami proses revitalisasi di tahun 2013, renovasi dilakukan dengan tetap mempertahankan pola Art Deco yang merupakan ciri khas Grand Preanger.

Prama Grand Preanger Bandung saat ini memiliki 187 kamar yang terdiri dari 82 kamar Superior, 50 kamar Deluxe, 5 kamar Grand Deluxe, 20 kamar Executive, 22 kamar Naripan Suite, 2 kamar Asia Afrika Suite, 5 kamar Suite, dan 1 kamar Presidential Suite yang dilengkapi kaca jendela anti peluru. (Bagoes Rinthoadi)