Jero Wacik Hadiri Penutupan HUT Museum Geologi ke-85

IMG_20140527_035517ARCOM.CO.ID ,Bandung. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik secara resmi hadir dan menutup Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Museum Geologi ke-85.

Hal ini terlihat dalam puncak acara HUT Museum Geologi, “Night at The Museum”, Sabtu malam, (24/5/2014), di Museum Geologi jalan Diponegoro Bandung, turut hadir dalam acara ini Kepala Museum Geologi Bandung Sinung Baskoro.

Jero Wacik dalam wawancara singkat mengatakan bahwa sebaiknya para Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden di Pilpres 2014 diundang berkunjung ke Museum Geologi bila mereka sedang melakukan kunjungan ke kota Bandung, “Supaya Museum ini tidak sepi”, kata Jero Wacik.

Lebih lanjut Jero Wacik mengatakan bahwa sebaiknya Gubernur Jabar dan Walikota Bandung secara rutin mengajak anak-anak yang ada di Jawa Barat dan kota Bandung berkunjung ke museum, “Museum adalah tempat belajar tentang masa lalu untuk proyeksi masa depan “, kata Jero Wacik.

“Anak-anak Indonesia bisa belajar banyak hal dari museum”, ujar Jero Wacik, “Museum dapat membangun karakter anak-anak di masa depan”, tegasnya.

Jero Wacik pun menyatakan keprihatinannya akan museum-museum yang ada di Indonesia, “Museum di Indonesia belum menarik minat masyarakat, sehingga sepi dan jarang pengunjung”, ungkapnya, “Padahal di museum banyak pelajaran yang bisa kita ambil”, kata Jero Wacik di akhir wawancara.

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Museum Geologi ke-85 mengambil tema, “Museum Collections Make Inspiration”, yang terinspirasi dari Peringatan Hari Museum Internasional yang jatuh setiap tanggal 18 Mei.

Rangkaian kegiatan HUT Museum Geologi ke-85 diantaranya, Pameran Art Rock tentang batu mulia, Launching Gajah Blora, Lomba Cerpen Koleksi Museum Tingkat SD, Lomba Collection Treasure Tingkat SMP, Pameran Foto Ekspedisi Cincin Api, Public Lecture, dan Kegiatan Geotrek Lava Tour di Taman Hutan Raya Juanda.

Museum Geologi menjadi museum pada tahun 1928, dan diresmikan pada 16 Mei 1929.

Museum Geologi sebagai lembaga non Profit memiliki tugas menyebarluaskan informasi Ilmu Kebumian di Indonesia dan berfungsi memberikan nilai-nilai edukasi, sejarah dan wisata. (Bagoes Rinthoadi)