Budiman: TNI Akan Menjadi Agung dan Disegani Bila Netral

IMG_20140620_084215ARCOM.CO.ID ,Bandung. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Budiman mengatakan bahwa menjelang Pilpres 2014 TNI harus bersikap netral.

Hal tersebut dikatakan Budiman pada saat pengarahan kepada Komandan Satuan dan anggota TNI/PNS wilayah Bandung, Jumat, (20/6/2014), di Stadion Siliwangi jalan Lombok Bandung, turut hadir Panglima Kodam III/Siliwangi Dedi Kusnadi Thamim.

“Sebentar lagi Pilpres, dan ada dua calon Presiden dengan elektabilitas yang seimbang”, kata Budiman dalam pidatonya, “TNI tidak punya hak pilih atau dapat dikatakan sementara tidak menggunakan hak pilih tersebut”, ujarnya.

“Kita tidak usah mempengaruhi siapapun, kita harus netral”, kata Budiman, “Karena bila tidak netral, kita akan mendapatkan kesulitan”, tegasnya, “Kita tidak boleh sedikitpun memihak, karena bila memihak, kita tidak akan mendapat kepercayaan”, ujarnya.

“Bila TNI netral, maka kita akan dihormati seluruh rakyat Indonesia, dan kita akan menjadi agung serta disegani”, kata Budiman, “Tidak ada kata lain, netral titik”, tegasnya, “Untuk PNS, silahkan pilih Presiden sesuai kemauan sendiri”, kata Budiman.

Lebih lanjut Budiman mengatakan bahwa siapapun yang nantinya menjadi pemimpin, hal tersebut merupakan kehendak Allah.

Berkaitan dengan Lebaran, Budiman mengatakan bahwa Induk Koperasi Angkatan Darat ada uang sedikit kelebihan dari usahanya, dan uang tersebut akan dimanfaatkan untuk kesejahteraan para prajurit serta dimanfaatkan untuk pengembangan investasi di lingkungan masing masing.

“TNI akan memberikan hadiah bagi TNI/PNS seluruh Indonesia, tetapi nilainya tidak terlalu besar”, kata Budiman.

“Saya berterimakasih kepada pejabat-pejabat TNI yang telah melakukan transparansi dengan sangat baik, sehingga dana yang didapat cukup tapi bisa menjadi bermanfaat”, ujarnya.

“Saat ini ada 350 ribu TNI/PNS di seluruh Indonesia, bila satu orang diberi hadiah lebaran 100 ribu rupiah, maka TNI akan menyiapkan dana sebesar 35 miliar rupiah”, ungkap Budiman.

Lebih lanjut Budiman mengatakan bahwa selain mendapat hadiah lebaran, anggota TNI/PNS akan mendapat remunerasi ke-13, “Belum lagi ada rapel gaji ke-13”, kata Budiman, “Diusahakan semua itu keluar sebelum Lebaran”, ujarnya.

“Kita patut bersyukur negara memperhatikan kita”, ujar Budiman, “Anak saya saja yang S2 masih kalah gajinya dengan anggota TNI berpangkat Prada”, ungkapnya, “Oleh karena itu kita harus bekerja dengan baik”, kata Budiman di akhir paparannya. (Bagoes Rinthoadi)