DPD PKS Kota Bandung Menggelar Rakorda Istimewa

IMG_20140929_153732ARCOM.CO.ID , Bandung. Wakil Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandung Haru Suandharu mengungkapkan bahwa Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang digelar DPD PKS Kota Bandung merupakan Rakorda Istimewa karena dilaksanakan setelah agenda politik seperti Pilpres, Pilgub, Pilwalkot dan Pileg usai.

Hal ini diungkapkan Haru dalam Konferensi Pers Rakorda DPD PKS Kota Bandung, Minggu, (28/9/2014), di Prama Grand Preanger Hotel jalan Asia Afrika Bandung.

“Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang dilaksanakan 28 September 2014 merupakan hasil konsolidasi dengan DPW PKS Jawa Barat pada 6 September 2014 yang lalu,” kata Wakil Ketua DPD PKS Kota Bandung Haru Suandharu di awal paparannya.

“Hasil Pileg yang lalu menempatkan 6 orang dari Fraksi PKS di DPRD Kota Bandung,” ungkap Haru, “Mereka akan merealisasikan janji-janji kampanye yang sudah dirumuskan,” ujarnya, “Mudah-mudahan janji kampanye dan implementasinya dapat dilakukan,” tegasnya.

Lebih lanjut Haru menjelaskan bahwa Rakorda DPD PKS Kota Bandung akan mengkoordinasikan potensi yang ada di kader PKS, “Rakorda ini menjadi tolak ukur kebijakan-kebijakan PKS ke depan khususnya kota Bandung,” kata Haru.

Mengenai sikap Walikota Bandung Ridwan Kamil yang masih memilih Pilkada secara langsung, Haru menegaskan bahwa Walikota Bandung Ridwan Kamil adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mendapat amanah dan diusung oleh PKS dan Gerindra.

“Kami menghormati pandangan Ridwan Kamil secara pribadi,” kata Haru, “Tetapi Ridwan Kamil harus memahami para kader PKS yang telah memenangkan Ridwan Kamil menjadi Walkota Bandung,” tegas Haru.

“Perbedaan pendapat wajar terjadi, akan tetapi ada pesan khusus dari PKS yaitu Ridwan Kamil seharusnya memahami perasaan dan hati para kader pengusung,” ujar Haru, “Tapi kami tidak ada masalah dengan Ridwan Kamil,” ungkapnya.

“Kami sebagai kader PKS memang punya pendapat masing-masing, namun bila DPP PKS sudah memutuskan maka kami harus tunduk,”kata Haru.

Mengenai kinerja Walikota dan Wakil Walikota Bandung selama satu tahun, DPD PKS melalui Haru Suandharu memberikan apresiasinya, “Kami mengapresiasi kinerja Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Walikota Bandung Oded M. Danial,” kata Haru, “Tapi masih ada program yang tidak sempurna dan harus diperbaiki seperti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB),” tegas Haru.

“Dinas Pendidikan kota Bandung harus ada perbaikan,” kata Haru, “Selain itu alokasi program dan anggaran harus lebih baik,” ujarnya.

Di akhir paparannya Haru mengapresiasi Kinerja Walikota dan Wakil Walikota Bandung dalam penanganan reklame ilegal, “Dari 7000 reklame ilegal, tinggal 1000 reklame ilegal yang tinggal ditertibkan,” ujar Haru, “Jangan sampai kota Bandung menjadi lautan reklame ilegal,” kata Haru.

Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PKS Kota Bandung yang dihadiri Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Walikota Bandung Oded M. Danial mengambil tema, “Konsolidasi DPD PKS Kota Bandung untuk Menyukseskan Program Bandung Juara.

Beberapa hal yang akan dikoordinasikan dalam Rakorda ini diantaranya, optimalisasi pelaksanaan program Bandung Juara, janji-janji Ridwan Kamil dan Oded M. Danial semasa kampanye, dan menyatukan gerak dan langkah PKS kota Bandung di tahun-tahun yang akan datang. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.