Food Taxi Kini Hadir Di Aston Braga Hotel

IMG_20141004_023844ARCOM.CO.ID ,Bandung. Aston Braga Hotel & Residence melakukan terobosan baru sebagai hotel pertama yang bekerja sama dengan Food Taxi sebuah perusahaan layan antar makanan dan minuman.

Kerjasama Aston Braga Hotel & Residence dan Food Taxi diwujudkan dengan penandatanganan MoU, Rabu, (1/10/2014), di Carios Verandah Aston Braga Hotel & Residence jalan Braga Bandung.

Turut hadir dalam penandatanganan kerjasama ini, Residences Manager Aston Braga Hotel & Residence Achmad Ridwan Deskana, Direktur PT Ningrat Muda Mandiri Dwi Cesario, Sales Manager Aston Braga Hotel & Residence Rennie Sandia, dan Public Relation Coordinator Aston Braga Hotel & Residence Arief Fikri.

“Diharapkan kerjasama ini dapat menjadi Value Added bagi Aston Braga Hotel & Residence,” kata Residences Manager Aston Braga Hotel & Residence Achmad Ridwan Deskana atau yang biasa disapa Deskana di awal paparannya, “Semoga merchant-merchant lain turut bergabung bersama Food Taxi,” ujarnya.

Lebih lanjut Deskana mengungkapkan bahwa peluang bisnis layan antar makanan dan minuman yang kini hadir di Aston Braga Hotel & Residence cukup besar, “Apalagi hotel kami merupakan kondotel,” katanya.

“Mulai 1 Oktober 2014, bagi tamu yang menginap di Aston Braga Hotel & Residence tetapi tidak sempat membeli oleh-oleh khas kota Bandung tidak perlu khawatir,” ujar Deskana, “Cukup menekan 4165 dari kamar hotel maka oleh-oleh khas kota Bandung akan diantar ke kamar hotel,” kata Deskana di akhir paparannya.

Direktur PT Ningrat Muda Mandiri yang memiliki Brand layanan Ningrat Food Taxi Dwi Cesario mengatakan bahwa Aston Braga Hotel & Residence merupakan hotel pertama di Jawa Barat dan Bandung yang bekerjasama dengan Food Taxi, “Ada niat luhur dari Aston Braga Hotel yaitu mengembangkan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak di bidang oleh-oleh khas kota Bandung,” kata Cesario.

“Saya harap dengan kerjasama ini semakin memudahkan tamu Aston Braga Hotel untuk mendapatkan oleh-oleh khas kota Bandung,” ujar Cesario.

Lebih lanjut Cesario mengungkapkan bahwa selama ini banyak wisatawan setelah sampai di kota Bandung tidak sempat membeli oleh-oleh, “Bahkan tamu hotel harus curi-curi waktu untuk beli oleh-oleh setelah meeting,” ungkapnya.

“Tidak hanya oleh-oleh khas kota Bandung yang dapat dipesan tamu Aston Braga Hotel, oleh-oleh dari Medan, Yogyakarta, Denpasar dan Makassar dapat juga dipesan,” kata Cesario, “Bila pesanan oleh-oleh basi, rusak, atau berkurang, maka pesanan akan kami ganti dan dikirim ulang,” tegasnya.

“Kami sudah 15 tahun melayani brand-brand besar, maka di tahun 2009 kami mulai melirik produk-produk lokal karena memang dicari banyak orang,” ujar Cesario.

Di akhir paparannya Cesario mengungkapkan bahwa Revenue bisnis jasa layan antar oleh-oleh di Aston Braga Hotel sangat menjanjikan,” Aston Braga Hotel memiliki 160 kamar, apabila tamu hotel belanja oleh-oleh Rp 200 ribu per orang, maka Revenue yang berputar setiap harinya Rp 56 juta hanya untuk oleh-oleh saja,” kata Cesario.

Kehadiran Food Taxi di Aston Braga Hotel & Residence menjadi solusi, karena tamu hotel akan memiliki lebih banyak waktu luang untuk berwisata dan berbisnis ketimbang terjebak macet hanya untuk membeli oleh-oleh. (Bagoes Rinthoadi)