Mensos: Lansia Masih Produktif Namun Banyak Yang Terlantar

sumber foto: kemsos.go.id

Sumber foto: kemsos.go.id

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa disela-sela kunjungan kerja ke Balai Penerbitan Braille Indonesia (BPBI) Abiyoso jalan Kerkhof Cimahi mengatakan bahwa Lanjut Usia (Lansia) di Indonesia masih produktif dan memiliki kemampuan.

Namun Khofifah tidak menampik bahwa masih banyak Lansia yang terlantar, “Masih ada 2,8 juta jiwa Lansia di Indonesia yang terlantar,” katanya, “Pastikan setiap Lansia mendapatkan pelayanan oleh negara,” tegasnya.

Lebih lanjut Khofifah mengatakan bahwa pelayanan sosial bagi Lansia menjadi bagian tak terpisahkan dari program-program pemerintah, “Lansia harus memperoleh perlindungan sosial maupun jaminan sosial dari pemerintah,” ujarnya, “Para Lansia yang Unregister maupun terlantar berhak mendapat Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),” tegasnya.

“Saat ini pelayanan sosial untuk Lansia dilakukan melalui pendekatan panti dan non panti,” ungkap Khofifah, “Kementerian Sosial belum lama ini telah melakukan bedah kamar Lansia terlantar,” katanya.

“Keberadaan keluarga inti bagi Lansia menjadi hal utama, dan panti hanya merupakan alternatif,” ujar Khofifah, “Namun negara harus hadir dalam pelayanan dan pemberdayaan Lansia, dan panti merupakan representasi negara,” kata Khofifah di akhir pernyataannya.

Saat ini angka harapan hidup tertinggi di pegang oleh Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu 74.2 tahun, di usia seperti itu Lansia di Yogyakarta masih produktif di bidang pertanian.

Rata-rata angka harapan hidup penduduk Indonesia adalah 70,7 tahun, dan Jawa Barat angka harapan hidupnya mencapai 70,9 tahun, batas usia Lansia sendiri awalnya 60 tahun, namun sekarang menjadi 65 tahun.

Saat ini jumlah penduduk Indonesia adalah 237.641.326 jiwa, yang masuk kategori Lansia mencapai 18.043.717 jiwa, tidak terlantar 10.533.831 jiwa, rawan terlantar 4.658.280 jiwa, dan yang terlantar mencapai 2.851.606 jiwa. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.