Akhirnya Kantor Komunikasi dan Informasi Ledia Hanifa Diresmikan

Ledia

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Setelah sekian lama masyarakat kota Bandung dan sekitarnya menantikan tempat yang representatif untuk berkomunikasi dan berdialog dengan para wakil rakyat, akhirnya Anggota DPR RI 2014-2019 Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ledia Hanifa Amaliah mewujudkannya.

Kantor Komunikasi dan Informasi Ledia Hanifa Amaliah yang terletak di jalan Pahlawan Bandung diresmikan secara langsung oleh Ledia, Selasa, (23/12/2014), dan dihadiri oleh Wakil Walikota Bandung Oded M. Danial, Ketua DPW PKS Jawa Barat Tate Qomaruddin, dan Sekum DPD PKS Kota Bandung Tedy Rusmawan.

“Tempat ini kami niatkan untuk pelatihan dan penyuluhan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat banyak,” kata Ledia di awal pidato sambutannya, “Ketua RT, RW, dan Lurah boleh juga memakai tempat ini,” ujarnya.

“Banyak yang harus dibereskan di kota Bandung ini,” tegas Ledia, “Oleh karenanya saya memerlukan suara masyarakat sepanjang masa untuk disampaikan ke tingkat pusat,” tegasnya, “Saya juga meminta berbagai masukan untuk menjalankan amanah sebagai anggota DPR RI, karena amanah ini sebuah tanggung jawab yang berat,” ungkap Ledia di akhir pidatonya.

Dalam sesi wawancara Ledia mengatakan bahwa Kantor Komunikasi dan Informasi Ledia Hanifa Amaliah bisa dijadikan sebuah tempat berkomunikasi yang hidup, “Komunikasi yang hidup artinya segala segmen boleh datang ke kantor ini,” katanya.

“Tempat ini terbuka bagi anggota masyarakat yang ingin menggunakan untuk pelatihan dan tempat diskusi, nanti kita atur jadwalnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Ledia mengatakan bahwa Kantor Komunikasi yang didirikannya dapat digunakan oleh anggota DPRD Provinsi dan Kota untuk berkomunikasi dengan masyarakat, “Tempat ini dapat digunakan untuk Reses dan berkomunikasi dengan para wartawan,” katanya.

“Berbagai permasalahan dapat dibahas di kantor ini seperti membahas BPJS Kesehatan,” kata Leida, “Nantinya permasalahan tersebut akan kita sampaikan dan kita sambungkan ke tingkat Kota, Provinsi, maupun ke tingkat Pusat,” tegasnya.

“Biasanya saya berkeliling tetapi tidak terkejar, bahkan tidak tersampaikan sama sekali,” ungkap Ledia.

Selain meresmikan Kantor Komunikasi dan Informasi, Leida berkesempatan membagikan tempat sampah untuk mobil pribadi dan kendaraan umum/angkot yang melintas di sekitar jalan Pahlawan, “Kami membagikan tempat sampah untuk mendukung program kota Bandung yang mewajibkan setiap mobil harus ada tempat sampah,” kata Ledia.

“Hal ini dilakukan untuk membangun Awareness dan bukan karena takut terkena razia,” ujar Ledia, “Kadang-kadang di kendaraan umum/angkot tidak semuanya menyediakan tempat sampah, selain itu masyarakat yang naik kendaraan umum bahkan kendaraaan pribadi secara spontan melempar sampah keluar dari jendela,” ujarnya, “Mereka menganggap jalan sebagai tempat sampah, oleh sebab itu kita bantu pemerintah mensosialisasikan hal ini,” tegasnya.

Selain membagikan tempat sampah, Ledia juga berkesempatan membagikan Dacin/Timbangan Bayi, “Kami memberikan sumbangan Dacin untuk posyandu dikarenakan masih banyak timbangan bayi yang tidak aman, baik di kota Bandung maupun kota Cimahi,” ujar Ledia, “Hal ini sudah menjadi program saya saat menjadi anggota DPR-RI periode 2009-2014,” kata Ledia di akhir wawancara. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.