Agum, Manila dan Eka Hadiri Seminar Menyongsong PON XIX

IMG_20150210_103421

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Dua tokoh Nasional Agum Gumelar (mantan Ketua KONI Pusat) dan IGK Manila, serta satu tokoh Jawa Barat Eka Santosa secara khusus menghadiri Seminar Sehari bertajuk, “Kepedulian untuk Bandung dan Jawa Barat Menyongsong Peringatan HUT KAA ke-60, PON XlX 2016, dan ASIAN Games 2018”, Selasa, (10/2/2015), di Graha Tirta Siliwangi jalan Lombok Bandung.

Ketiga tokoh tersebut hadir untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi Bandung dan Jawa Barat serta memberikan rekomendasi komprehensif berjangka panjang bagi suksesnya penyelenggaraan HUT KAA ke-60, PON XlX 2016, dan ASIAN Games 2018.

Turut hadir dalam seminar ini mantan Birokrat, Praktisi Kebijakan Publik, Budayawan, Seniman, Pengusaha, dan Pemimpin Redaksi Media Cetak.

“Menghadapi PON XIX, semangat masyarakat Jawa Barat harus distimulir atau digugah,” kata Agum Gumelar di awal paparannya, “Dikarenakan PON XIX adalah ‘gawenya’ masyarakat jabar, dan bukannya hanya sekedar Bandung sebagai penyelenggara,” ujarnya.

Lebih lanjut Agum mengatakan bahwa masyarakat Jabar harus merasa PON XIX adalah tanggung jawab bersama, “Baik jeleknya PON XIX adalah baik jeleknya Jawa Barat,” tegasnya.

“Masyarakat Jabar harus menuju satu tujuan, yaitu sukses PON XIX” tegas Agum, “Sukses PON XIX ada dua, yaitu sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi atlet-atlet Jabar,” ujarnya, “Jangan merasa penyelenggaraan PON XIX masih lama, karena segala sesuatunya harus dipersiapkan, sebab persiapan yang baik adalah setengah dari keberhasilan,” tegasnya.

“Saya berharap Jabar sebagai tuan rumah PON XIX harus menjadi juara umum, untuk itu diperlukan kesungguhan kerja dari pembina olahraga,” kata Agum, “Saya tidak ingin prestasi yang diraih atlet Jabar menghalalkan segala cara, itu tidak bagus dan harus dicegah,” ujarnya, “Prestasi haruslah prestasi murni yang diraih dari kemampuan atlet-atlet Jawa Barat,” kata Agum di akhir paparannya.

Tokoh Jawa Barat Eka Santosa dalam pernyataannya mengatakan bahwa sukses sebagai penyelenggara dan sukses juga sebagai peraih prestasi yang elegan harus diwujudkan dengan nyata.

“Oleh sebab itu pikiran dan sumbang saran dari banyak pakar akan digodok di seminar ini,” kata Eka, “Hasilnya akan direkomendasikan mulai dari tingkat kota Bandung, provinsi Jabar, hingga ke pemerintah pusat,” tegas Eka.

Lebih lanjut Eka mengatakan bahwa seminar sehari ini tidak ada hubungannya dengan kegiatan partai, “Bersama IGK Manila kami sudah lama bersahabat di bidang keolahragaan di Bandung dan Jabar,” tegas Eka,

“Melalui rintisan seminar ini akan dibuat semacam Caucus demi pengembangan Bandung dan Jabar,” kata Eka, “PM India, Jawaharlal Nehru, pernah menyebutkan kota Bandung bukan menjadi ibukota provinsi Jawa Barat saja, melainkan telah menjadi ibukota benua Asia dan Afrika,” ungkapnya, “Predikat kehormatan dari Jawaharlal Nehru harus kita gugah kembali demi menjaga kehormatan bangsa,” kata Eka di akhir pernyataannya. (Bagoes Rinthoadi)