Siaga Idul Fitri, RSHS Siapkan 1264 Tenaga Medis dan Non Medis

RSHS 3ARCOM.CO.ID ,Bandung. Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Ayi Djembarsari menegaskan, menghadapi Idul Fitri, RSHS akan menyiapkan 1264 tenaga medis dan non medis, hal ini ditegaskan Ayi saat Jumpa Pers RSHS “Siaga Idul Fitri 1436 H”, Jumat, (10/7/2015), di Gedung Fresia RSHS jalan Pasteur Bandung.

“RSHS akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, sehingga pasien tertangani lebih baik,” kata Ayi di awal paparannya, “Untuk kesiapan bencana, RSHS sudah menyiapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Ayi mengatakan, menghadapi Idul Fitri, RSHS akan menyiagakan Poliklinik Siaga Bedah, Kesehatan Ibu dan Anak, Penyakit Dalam, dan Obgyn, “Selain itu, UGD RSHS akan buka 24 jam dan 7 hari,” tegasnya.

“RSHS akan menggunakan sistem pelaporan berjenjang,” kata Ayi, “Kita akan bekerja seperti biasa dan untuk logistik sudah kita sediakan,” ujarnya, “Yang terpenting kesiapan pelayan obat tidak ada kendala, dan semoga di Idul Fitri kali ini tidak ada kendala yang berarti,” kata Ayi di akhir paparannya.

RSHS 2Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Alma Lucyati menambahkan, pihaknya akan meningkatkan pelayanan di jalur angkutan lebaran, “Kami bekerjasama dengan 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang telah menyatakan kesiapannya,” katanya, “Kami juga bekerjasama dengan Kapolda, dan Dinas Perhubungan untuk mengatur penempatan fasilitas kesehatan di titik-titik pos keamanan terpadu yang meliputi pelayanan dinas kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut Alma mengatakan, 203 titik pelayanan dinas kesehatan akan tersebar di Pantura, jalur utara dan selatan, “Titik pelayanan akan disiagakan selama 24 jam,” tegasnya, “Selain itu 500 Puskesmas di luar alur arus mudik akan disiagakan,” ujarnya.

“Dinas Kesehatan Jawa Barat dalam menghadapi Idul Fitri akan menyiapkan 738 dokter, 3677 perawat, 2400 supir, 542 ambulan, dan 72 Rumah sakit,” kata Alma, “Kita akan selalu berkoordinasi dengan polisi,” ujarnya.

Mengenai dibukanya Tol Cipali, Alma mengatakan, terdapat beberapa kabupaten yang terlewati Tol Cipali, “RSUD Gunung Jati kota Cirebon merupakan rujukan regional bila terjadi kecelakaan di Tol Cipali,” kata Alma, “Kami menyiapkan ambulan yang Mobile di titik-titik rawan, dari 4 Rest Area yang adadi Tol Cipali baru ditempatkan dua untuk mengantisipasi,” tegasnya.

“Untuk mengantisipasi kecelakaan di Tol Cipali, kami tekah melakukan Warning dari awal dengan melakukan tes urin di terminal Leuwipanjang dan Cicaheum,” tegas Alma, “Sesuai arahan Kapolda Jawa Barat, pihak kepolisian akan menempatkan kendaraannya untuk mengingatkan pengemudi agar mengurangi kecepatan,” kata Alma di akhir paparannya.

RSHS 1Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, pihaknya tidak akan libur, “Kami menyiapkan pos kesehatan statis dan Mobile seperti di jalan Ibrahim Adjie dan Kopo,” kata Ahyani.

“Kami menyiapkan 11 Puskesmas di kota Bandung seperti yang ada di jalan Ujungberung dan Pasirkaliki,” kata Ahyani, “Selain itu akan ada 56 Puskesmas Siaga,” ujarnya, Ahyani menambahkan, pihaknya akan menyiagakan personilnya sebanyak 3 Shift di Terminal Leuwipanjang , Cicaheum, dan Ledeng, “Kami juga bersiga di Taman Lalu-Lintas, Alun-Alun, Kebun Binatang, dan taman Super Hero.” Tegasnya.

“Dinas Kesehatan Kota Bandung dalam menghadapi Idul Fitri akan menyiapkan 139 dokter, 192 perawat, 49 ambulan, 52 pengemudi, dan 3 mobil jenazah,” kata Ahyani di akhir paparannya.

Perwakilan PMI kota Bandung menambahkan, pihaknya hanya memiliki stok darah untuk dua minggu ke depan (251 labu) padahal yang harus disiapkan sebanyak 500 labu, selain itu labu darah golongan A dan AB sudah habis.

PMI kota Bandung akan buka 24 jam, karena dipastikan semua rumah sakit membutuhkan darah, dan untuk itu setiap pasien dianjurkan membawa donor darah keluarga minimal dua pendonor. (Bagoes Rinthoadi)