Angkasa Pura II Gelar Airport Emergency Exercise

Bandara Husein

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Manajemen PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Husein Sastranegara, dalam rangka mengukur tingkat kewaspadaan dan kesigapan personel Unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran Bandara (PKP-PK), akhirnya menggelar latihan penanggulangan keadaan darurat Bandara bertajuk, “Airport Emergency Exercise ‘Manuk Dadali II’ Tahun 2015”, Rabu pagi, (26/8/2015), di depan Sathar 15 Lanud Husein Sastranegara.

Turut hadir dalam acara ini, General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Husein Sastranegara Dorma Manalu, Komisaris Utama PT Angkasa Pura II Santoso Eddy Wibowo, dan perwakilan Komandan Lanud Husein Sastranegara.

Dorma

“Pelatihan penanggulangan keadaan darurat ini wajib dilakukan pengelola Bandara setiap dua tahun sekali,” kata General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Husein Sastranegara Dorma Manalu di awal sambutannya, “Pelatihan ini merupakan ajang latihan khususnya koordinasi diantara PKP-PK maupun komite terkait lainnya apabila terjadi kecelakaan di Bandara Husein Sastranegara,” tegasnya.

Lebih lanjut Dorma mengatakan, dari hasil Airport Emergency Exercise akan ada Update dan masukan penting, Pelatihan ini diikuti para Airlines, Ground Handling, Danlanud, Rumah Sakit di sekitar Bandara Husein Sastranegara dan PKP-PK di kota maupun kabupaten,” ujarnya.

Emergency 2

“Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang keselamatan penerbangan sipil, tentang Bandar Udara, dan International Civil Aviation Organization (ICAO), Bandar Udara wajib menyusun dan memiliki dokumen rencana penanggulangan keadaan darurat,” kata Dorma, “Dokumen tersebut di dalamnya tercantum koordinasi, komando, dan komunikasi yang menjadi acuan setiap penanggulangan keadaan darurat, baik yang berhubungan dengan pesawat udara atau tidak, sehingga korban jiwa dapat diminimalisasi,” ungkapnya.

Dorma menegaskan, simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) digelar demi meningkatkan komando, koordinasi, komunikasi dan kesiapan fasilitas yang melibatkan semua anggota Komite, “Selain itu simulasi ini untuk menguji efektifitas dokumen rencana PKD, juga untuk memastikan dokumen rencana tersebut dipahami semua anggota komite sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” kata Dorma di akhir paparannya.

Komisaris Utama PT Angkasa Pura II Santoso Eddy Wibowo mengatakan, PT Angkasa Pura II bertanggung jawab terhadap keselamatan penerbangan, “Dalam  Airport Emergency Exercise kami mengevaluasi sejauh mana kesiapan kita semua,” katanya, “Para anggota akan diuji dalam penanggulangan keadaan darurat ini, sehingga Sumber Daya Manusia di setiap instansi harus kompak,” tegasnya, “Core bisnis kita adalah keselamatan, maka pagar-pagar yang rendah dan mudah diterobos orang diharapkan ditinggikan,” ujarnya.

Emergency1

Latihan penanggulangan keadaan darurat Bandara bertajuk, “Airport Emergency Exercise ‘Manuk Dadali II’ Tahun 2015 mengakibatkan penutupan lalu lintas udara di Bandara Internasional Husein Sastranegara sejak pukul 08.55 hingga 09.35 WIB. (Bagoes Rinthoadi)