Eka Santosa: Jabar Perlu Gubernur Berjiwa Lingkungan Hidup

20151029_140048

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Mantan Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat Eka Santosa menegaskan, ke depan Jawa Barat (Jabar) memerlukan Gubernur berjiwa lingkungan hidup, tegas, dan pro Green Province.

Hal ini ditegaskan Eka saat berdialog dengan para wartawan, Kamis, (29/10/2015), di Kantor Tatali jalan Anggrek Bandung.

Lebih lanjut Eka menegaskan, saat ini Jawa Barat di bawah kepemimpinan Ahmad Heryawan mengalami banyak kemunduran dari sisi peradaban, “Sekarang daerah tangkapan air di Jabar semakin tidak baik,” katanya.

“Program-program Ahmad Heryawan di tahun 2000 sangat mengecewakan,” tegas Eka, “50 persen sungai di Jabar rusak, dan 95 persen sungai di perkotaan berubah fungsi menjadi pembuangan limbah beracun B3,” ujarnya, “Hal ini menandakan lemahnya kepemimpinan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan,” tegasnya.

“Di daerah utara Jawa Barat semakin kritis, bahkan ada kelenteng di pinggiran laut Ciamis, belum lagi becak di lampuan di Pananjung, ini sudah main-main,” ungkap Eka, “Belum lagi ditambah fenomena Jati Gede,” ujarnya.

Mengenai Gedung DPRD Jawa Barat, Eka menumpahkan kekesalannya, “Masa Gedung DPRD Jabar berdampingan dengan Mall,” tegasnya, “Bahkan Arcamanik yang merupakan daerah resapan, di atasnya ada industri, dan pengembang di sana tidak punya kompetensi,” ujarnya, “Saat ini Plt Pimpinan KPK Taufiequrachman Ruki yang menjadi Komisaris Utama Bank BJB, mendiamkan hal ini, sepertinya kita harus menunggu KPK yang baru,” tegasnya.

“Dengar-dengar isteri Ahmad Heryawan (Aher) akan maju menjadi Gubernur Jawa Barat, Aher ini maunya apa,” kata Eka, “Belum lagi Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar main iklan,” ujarnya.

Di akhir paparannya, Eka Santosa menegaskan, walaupun dirinya belum punya partai, ia siap mencalonkan menjadi Gubernur / Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 bersama mantan Kapolda Jawa Barat Mochamad Iriawan atau dikenal dengan sebutan Iwan Bule. (Bagoes Rinthoadi)