Pesawat N219 Siap Uji Terbang Tahun 2016

20151104_092702

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Andi Alisyahbana menegaskan, pesawat terbaru karya anak bangsa N219 direncanakan akan segera diujiterbangkan pertama kali (First Flight) di tahun 2016.

Hal ini ditegaskan Andi saat bertemu para awak Media di acara pra roll out pesawat N219, Rabu, (4/11/2015), di Ops. Room GPM PTDI jalan Pajajaran Bandung.

“Roll Out merupakan suatu proses dimana pesawat telah dirancang secara utuh dan berbentuk pesawat asli yang dikeluarkan dari hanggar,” kata Andi.

Lebih lanjut Andi mengatakan, pengembangan pesawat N219 telah dilaksanakan sejak bulan Maret 2007, “Ide dan desain dikembangkan PTDI, sedangkan pengembangan program dilakukan PTDI dan Lapan,” ujarnya.

“Pesawat N219 dirancang untuk memiliki kemampuan beroperasi di daerah penerbangan perintis serta dapat menjangkau lokasi-lokasi terpencil di Indonesia,” kata Andi.

Di akhir paparannya Andi mengatakan, pesawat N219 diharapkan mampu menjadi tonggak kemajuan industri dirgantara Indonesia dengan bersinergi kepada industri dalam negeri terkait,” Diharapkan akan tercipta kesinambungan antar sektor industri dan mampu menyerap tenaga kerja yang handal,” ujar Andi.

Pesawat N219 merupakan pesawat 19 penumpang seharga 5,2 juta dollar AS/unit dengan Max Payload 2.303 kg, dan bermesin PWC PT 6A-42/52 buatan Kanada.

Kompetitor pesawat N219 diantaranya Y12 buatan China, Twin Otter rancangan Kanada, dan Dornier 228 dari Jerman namun di buat di India.

Struktur pesawat N219 dirancang dikomputer dan dilakukan 150 orang secara paralel.

Dengan hadirnya pesawat N219 diharapkan muncul kegiatan ekonomi secara menyeluruh dan membangun kelompok industri turunan, namun pesawat ini masih menunggu proses sertifikasi hingga tahun 2017. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.