Sambut Hari Pahlawan Kawasan Terpadu TSB Gelar Kegiatan Donor Darah

20151110_111853

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan transfusi darah sekaligus memperingati Hari Pahlawan, Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung (KTTSB-) mengadakan kegiatan donor darah, Selasa, (10/11/2015), di Plaza Trans Studio Mall (TSM) jalan Gatot Subroto Bandung.

“Sebenarnya kegiatan donor darah dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali oleh Kawasan Terpadu TSB,” kata Public Relations Integrated Trans Studio Bandung Complex Apriansyah di awal paparannya, “Untuk kegiatan donor darah kali ini dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, mengingat darah yang terkumpul harus segera di bawa ke PMI,” ujarnya.

Lebih lanjut Apriansyah yang biasa Ancha mengatakan, Kawasan Terpadu TSB yang terdiri dari Trans Studio Mall, Trans Studio Bandung, The Trans Luxury Hotel, Ibis Bandung Trans Studio dan Bank Mega turut mengirimkan karyawannya dalam kegiatan donor darah, “Kegiatan ini turut didukung PMI Kota Bandung, Gramedia, dan Kembang Rasa,” katanya.

Ancha mengatakan, PMI Kota Bandung sendiri menyiapkan lebih dari 150 labu bagi para pendonor, “Seringkali pendonor tidak bisa mendonorkan darahnya karena labu darah habis, hal ini menunjukkan antusias para pendonor,” ujarnya.

Ancha mengatakan, tujuan utama aksi sosial ini adalah, membantu meningkatkan ketersediaan darah di PMI dan mendorong gaya hidup sehat serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

“Tidak hanya bermanfaat untuk orang yang membutuhkan transfusi darah, donor darah juga sangat bermanfaat bagi si pendonor sendiri, yaitu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu penurunan berat badan, kesehatan psikologis, dan mendeteksi penyakit serius,” kata Ancha di akhir paparannya.

20151110_111928

Pada acara donor darah ini, para calon pendonor seperti biasa mengisi formulir dan menjawab beberapa pertanyaan yang berbentuk Checklist dan harus dijawab secara jujur.

Setelah itu tim dokter PMI melakukan pemeriksaan HB (Hemoglobin) dan tekanan darah terhadap para calon pendonor sebelum diambil darahnya, hal ini dilakukan untuk menjamin kelancaran proses donor.

Pantauan di lapangan, terlihat beberapa awak media ikut mendonorkan darahnya, namun ada beberapa yang tidak bisa mendonor karena beberapa hari sebelumnya sudah mendonorkan darahnya ditempat lain, dan ada juga yang tidak bisa mendonorkan darahnya karena pihak PMI kehabisan labu darah.

Seperti diketahui jangka waktu untuk melakukan donor darah kembali adalah tiga bulan, selain itu pendonor yang memiliki tekanan darah rendah dan wanita yang sedang datang bulan tidak diperkenankan melakukan donor darah. (Bagoes Rinthoadi)