STP Bandung Gelar Seminar Power Talk Sambut ATF 2016

20151111_122137

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung dalam rangka menyambut Asia Tourism Forum (ATF) 2016 menggelar seminar Power Talk – Tourism Research Seminars (Journey to Asia Tourism Forum 2016), di Kampus STP Bandung jalan Setiabudi.

Hal ini terungkap dalam Press Conference Tourism Research Seminars, Rabu, (11/11/2015), di Gedung Ciremai STP Bandung.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua STP Bandung Anang Sutono, CHE, Founder ATF Prof. Kaye Chon, Ph.D.,CHE, Chairman of Paper Reviewer ATF 2016 Alastair M.Morrison, Ph.D., CDME.,dan Travel Department STP Bandung Endang Komesty, SS.,MM.Par.,CHE.

“Hingga saat ini Kementerian Pariwisata RI telah mempromosikan Indonesia secara besar-besaran,” kata Ketua STP Bandung Anang Sutono di awal paparannya.

Lebih lanjut mengenai seminar Power Talk – Tourism Research Seminars (Journey to Asia Tourism Forum 2016) yang digelar STP Bandung, Rabu, (11/11/2015), Anang menegaskan, Selected Paper yang disajikan di seminar ini bukan Paper yang mengawang-awang, “Research yang baik adalah yang berguna bagi masyarakat,” tegasnya.

Mengenai Asia Tourism Forum (ATF) 2016 yang akan digelar pada 7 hingga 9 Mei 2016 (Biennial Conference ke-12) di Bandung, Anang mengatakan, ATF 2016 merupakan forum prestisius, “Pembicara di ATF merupakan pembicara-pembicara terkemuka di bidang pariwisata yang memiliki reputasi internasional,” tegasnya.

“Diharapkan ATF 2016 bisa memberikan kontribusi bagi pariwisata dunia pada umumnya dan pariwisata Indonesia pada khususnya,” katanya, “Saya bangga ATF 2016 berlangsung di kota Bandung, Event ini akan mengangkat harkat martabat kota Bandung,” ujarnya.

Founder Asia Tourism Forum (ATF) Kaye Chon mengatakan, forum ATF 2016 sangat penting, “Apalagi diselenggarakan di negara yang indah yaitu Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Kaye Chon mengatakan, sosial media penting bagi pengembangan pariwisata, “Sebagai contoh warga Korea tidak menggunakan Google dalam mencari tempat wisata tetapi lewat Line dan aplikasi lainnya,” katanya.

Mengenai ATF 2016, Kaye Chon mengatakan, forum ini merupakan forum besar, “ATF 2016 akan melibatkan 30 negara dan 500 peserta,” katanya.

Chairman of Paper Reviewer ATF 2016 Alastair M.Morrison mengatakan, ATF 2016 diharapkan meningkatkan pertumbuh turis menjadi Double, “Yang terpenting Indonesia dalam menjual parwisatanya jangan hanya menjual produk tetapi Experience,” tegasnya, “Kreativitas akan memunculkan Experience,” ujarnya.

Asia Tourism Forum (ATF) pertama kali diadakan tahun 1993 di Ho Chi Minh Vietnam, dan diselenggarakan dua tahun sekali (Biennial).

ATF telah menjadi forum internasional yang mewadahi para praktisi industri pariwisata, akademisi, peneliti, pejabat pemerintah, dan para pembuat kebijakan pariwisata.

Mereka semua datang untuk bertukar informasi penelitian penting sebagai pengembangan industri pariwisata berkelanjutan baik di Asia maupun di dunia. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.