Kasus BCCF Tidak Bisa Ditingkatkan ke Penyidikan

20160202_143810

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat Bambang Bachtiar mengatakan, kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Kota Bandung yang melibatkan Bandung Creative City Forum (BCCF) setelah dilakukan penyelidikan ternyata tidak ditemukan unsur tindak pidana korupsi (tipikor).

Hal ini ditegaskan Bambang saat Press Conference Kejati Jabar tentang penanganan perkara tindak pidana korupsi periode Januari 2016, Selasa, (2/2/2016), di Kantor Kejati Jabar jalan RE Martadinata Bandung.

“Kasus BCCF ternyata dalam penyelidikan tidak ditemukan unsur tipikor,” kata Aspidsus Kejati Jabar Bambang Bachtiar, “Penyalahgunaan dana tidak ditemukan,” ujarnya.

Lebih lanjut Bambang mengatakan, kasus BCCF tidak bisa ditingkatkan di penyidikan, “Dokumen sudah diklarifikasi namun kerugian negara tidak ditemukan,” katanya.

20160202_143751

Hal ini berbeda dengan pernyataan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Feri Wibisono, yang mengatakan kasus BCCF pada tahun 2012 sudah memenuhi unsur pidana, pernyataan ini ditegaskan Feri pada 8 Oktober 2015.

Walikota Bandung Ridwan Kamil (RK) bahkan telah diperiksa Kejati Jabar pada 6 Oktober 2015 untuk menjelaskan dana hibah sebesar Rp 1,3 miliar yang diberikan Pemerintah Kota Bandung kepada BCCF pada tahun 2012.

Namun dalam penjelasannya RK selalu mengatakan, kasus BCCF tidak ada masalah, karena dana hibah dari Pemkot Bandung telah dipergunakan sebagaimana mestinya, dan pertanggungjawaban dana hibah sudah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.