Kota Bandung Darurat Miras Oplosan

IMG-20160324-WA0001-1

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Pesta minuman keras (miras) oplosan maut terjadi di kota Bandung, kali ini memakan korban tewas satu orang (Kurniawan) dan kritis satu orang (Irfan), data korban tewas dan kritis didapat dari pihak RS.Kebonjati Bandung, korban (Kurniawan) datang diantar ke RS.Kebonjati Rabu, (23/3/2016) pukul 18.00 WIB, dan meninggal pukul 21.00 WIB.

Korban tewas (Kurniawan) dikarenakan meminum miras oplosan di kost-an Ibu Abad (belakang Hotel Hilton) jalan Karang Tengah Barat RT 03/07 Kelurahan Arjuna Kecamatan Cicendo kota Bandung.

Menurut penuturan salah seorang saksi mata yang bernama Ringgi Maulana, kejadian berlangsung Selasa, (22/3/2016) sekitar pukul 15.00 WIB, korban (Kurniawan) bersama 3 rekannya datang ke kost-an saksi (Ringgi Maulana) untuk pesta miras, kemudian saksi mengoplos miras tersebut yang terdiri dari 1 botol minuman beralkohol yg sudah di simpan selama 2 bulan (dibeli dari Ramdan), 4 botol alkohol 100 ml, 3 botol Coca Cola, dan 1 botol air mineral.

Menurut saksi (Ringgi Maulana) setelah meminum miras , korban (Kurniawan) meminta saksi untuk mengoplos minuman lagi, yang menurut korban masih kurang.

Setelah berpesta miras sampai pagi dengan menghabiskan 1 botol minuman berakohol dan 9 botol alkohol murni 70% ukuran 100 mili, mereka tiduran dalam kamar kost-an tersebut.

Sekira pukul 18.00 WIB saksi (Ringgi Maulana) berangkat kerja, dan menurut saksi, ke-4 rekannya masih tidur-tiduran di kost-an saksi, kemudian keesokan harinya, Rabu, (23/3/2016), korban atas nama Kurniawan dan Irfan mengalami gejala muntah-muntah, dan sekitar pukul 17.00 WIB, korban (Kurniawan) dibawa ke RS.Kebonjati oleh Komandan Regu Security Paskal Hyper Square bernama Oli.

IMG-20160324-WA0002-1

Sesampainya di Rumah Sakit, korban (Kurniawan) dinyatakan oleh Dokter jaga sudah meninggal dunia, dan Korban Irfan dibawa ke RS.Santosa dalam keadaan kritis.

Berikut identitas saksi dan korban:

Saksi – saksi:
1. Roni Paslah, Wiraswasta
2. Ringgi Maulana, Wiraswasta, 3. Ade Chandra, Wiraswasta,
4. Irfan Hardiansyah, (Kritis di RS.Santosa)
5. Ruslan, bekerja di Paskal Hyper Square.

Korban meninggal:

Nia Kurniawan (25 Th), warga Kp.Sukamaji RT 03/03, Desa Karya Mukti Kec. Cibalong Kab. Garut.

Menurut pengakuan saksi (Ringgi Maulana), mereka memang sering memesan minuman alkohol oplosan kepada Ramdan, dan saksipun sering mengoplos minuman berakohol sewaktu masih bekerja disebuah Restoran di Garut.

Ketiganya (Kurniawan, Ruslan, Irfan), bekerja di area Paskal Hyper Square sebagai Security sedangkan saksi (Ringgi Maulana) merupakan Wiraswasta, dan Chandra baru datang dari kampung karena di ajak korban (Kurniawan) untuk bekerja di Bandung.

Berikut kronologisnya:

Pada Selasa (22/3/2016) sekitar pukul 15.00 WIB di kost-an Ringgi, berkumpul untuk minum bersama yaitu, Kurniawan, Ade Candra, Irfan, dan Ruslan.

Saksi lainnya (Riki) melihat ada sekitar 5 orang pada hari tersebut, pada saat dirinya akan berangkat kerja.

Setelah itu pada Rabu (23/3/2016) menurut keterangan saksi (Roni Paslah) pada jam 14.30 WIB, korban (Kurniawan) muntah-muntah.

Perkembangan terbaru, saat ini ada 2 orang atas nama Chandra dan Ringgi dirawat di R.S.Sartika Asih, sedangkan Irfan saat Kamis Subuh, (24/3/2016) akhirnya meninggal dunia. (Abah Iwan)

Comments are closed.