IBL Series V di Bandung Seri ‘Neraka’

Ki-ka Wendha Wijaya(Garuda Bandung), Hasan Gozali (Komisioner IBL),Surliyadin (JNE Bandung Utama), Rohimi (Ass.Plth Garuda Bdgn), Wahyu Buana (Direktur Operasioal IBL), Cokorda Raka Satrya Wibawa(SM Pertamina)

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Sebanyak 12 tim Indonesian Basketball League (IBL) akan berlaga di IBL Series V di kota Bandung, dan dipastikan tidak ada lagi pertandingan yang mudah, karena setiap tim siap bertarung mati-matian guna mengamankan zona Playoffs.

IBL Series V di kota Bandung merupakan salah satu penentuan untuk meraih poin semaksimal mungkin sekaligus memantapkan langkah tim IBL yang berlaga untuk berada di zona Playoffs pada Mei 2016.

Hal ini terungkap dalam Press Conference Indonesian Basketball League (IBL) Series V, Jumat, (1/4/2016), di Fave Hotel Braga jalan Braga Bandung.

“Bisa dibilang seri ini merupakan krusial bagi kami untuk bisa memantapkan langkah Hangtuah Sumsel lolos ke babak Playoffs,” kata pelatih Hangtuah Sumsel Paul Mario Sanggor, “Kami harus mengambil tiga kemenangan di kota Bandung supaya langkah menuju seri akhir di Surabaya semakin mudah,” ujarnya.

Pelatih Satria Muda Pertamina Jakarta Cokorda Raka Satrya Wibawa mengatakan, seri di kota Bandung adalah seri ‘neraka’, “Kami akan memulai melawan game pertama melawan tuan rumah Garuda Bandung, dan pada game terakhir kami akan melawan pemimpin klasemen sementara CLS Knights Surabaya,” ungkap Cokorda, “Tapi saya melihat hal ini sebagai tantangan dan sekaligus mengasah mental juara anak-anak,” tegasnya.

Sedangkan Komisioner IBL Hasan Gozali mengatakan, pihaknya optimis pertandingan di kota Bandung semakin ketat dan fans basket Bandung dipastikan akan hadir memenuhi GOR C-tra Arena untuk mendukung tim kesayangan mereka, “Saya yakin animo penonton untuk datang ke GOR C-tra Arena akan banyak seperti pada penyelenggaraan di kota-kota sebelumnya,” tegasnya.

“Ekspetasi fans basket di Indonesia sangat tinggi untuk melihat perubahan kompetisi yang IBL jalankan di musim pertamanya,” kata Hasan, “Hal itu terbayar lunas dengan banyaknya game-game yang ketat dan dramatis hingga seri IV kemarin, seperti 7 kali overtime sampai seri IV,” ungkap Hasan.

Lebih lanjut Hasan mengatakan, seri di kota Bandung menjadi persaingan bagi tim yang berada di papan atas dan yang tengah berjuang untuk lolos keperingkat delapan besar, “Kami juga akan mengadakan kegiatan menarik lainnya seperti Meet and Greet IBL yang di hadiri oleh para pemain pilihan para suporter,” ujarnya

Pemain JNE Bandung Utama
Surliyadin mengatakan, dirinya dan rekan setimnya semakin siap menatap pertandingan di rumah sendiri, “Kami memperbaiki beberapa kekurangan, seperti Defense dan akurasi Shooting,” tegasnya.

“Beberapa pemain yang tengah di bekap cedera perlahan juga sudah mulai pulih dan berlatih kembali, kecuali Luke Martinus yang masih memerlukan perawatan lebih lanjut,” ungkap Surliyadin, “Semoga seri ini menjadi kebangkitan Bandung Utama untuk bisa mengamankan Playoffs termasuk persiapan kami untuk menghadapi ‘Derby’ melawan Garuda Bandung,” tegasnya.

“Saya mohon dukungan para bobotoh basket Bandung untuk hadir langsung menyaksikan perjuangan kami di GOR C-tra Arena,” kata Surliyadin di akhir paparannya.

Kapten tim Garuda Bandung Galank Gunawan menegaskan, meskipun saat ini Garuda Bandung berada di peringkat tiga, namun timnya belum bisa dikatakan aman untuk menuju Playoffs, “Banyak hal yang harus di benahi, dan kami harus selalu fokus, sebab setiap game di seri V nanti tidak akan berjalan dengan mudah,” katanya, “Saya pun menunggu Derby melawan JNE Bandung Utama, semoga atmosfir pertandingan nanti akan berjalan dengan ketat,” tegasnya.

Pelatih Garuda Bandung Fictor Gideon Roring menegaskan, dirinya berpesan kepada skuatnya untuk tidak memandang remeh setiap laga yang mereka jalankan, dan berharap pertandingan melawan JNE Bandung Utama akan berjalan dengan semenarik mungkin, “Meski kami sudah pernah mengalahkan mereka, tetap saja JNE Bandung Utama merupakan tim yang bagus dan berkembang,” katanya.

“Saya dan mereka tentunya ingin saling mengalahkan, namun kita tidak boleh lengah, semoga pertandingan kedua tim bisa memberikan pertandingan yang menarik untuk kebaikan liga IBL,” tegas Fictor.

“Kami kehilangan salah satu pemain andalan kami, yaitu Sigit Harun Nurman karena ia menderita cedera ACL dan harus absen hingga akhir musim kompetisi selesai,” ungkap Fictor.

Kiri ke kanan Wendha Wijaya (Garuda Bandung), Surliyadin (JNE Bandung Utama)-IBL

Hingga memasuki seri ini, empat tim peringkat teratas di tempati oleh CLS Knights Surabaya (42 poin), M88 Aspac Jakarta (41 poin), Garuda Bandung (39 poin), dan Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta (35 poin).

IBL series V sendiri akan di mainkan pada 2 hingga 10 April 2016 bertempat di GOR C-Tra Arena jalan Cikutra Bandung, dipastikan dua tim kebanggaan tuan rumah, Garuda Bandung dan JNE Bandung Utama bertekad memberikan yang terbaik bagi ‘Bobotoh’ basket di kota Bandung.

Tim yang berada di peringkat papan atas dan bawah, masih memiliki kesempatan yang sama untuk bisa mengubah nasib mereka.

Format baru musim ini ‘Twice to Beat’ membuat klub papan atas akan mati-matian mengamankan posisinya untuk meraih peringkat satu dan dua klasemen guna mendapatkan keuntungan pada babak Playoffs nanti.

Demikian juga dengan klub lainnya yang tengah berjuang mengamankan posisi mereka untuk bisa masuk di peringkat delapan besar, mereka berupaya untuk meraih kemenangan sebanyak-banyaknya. (Bagoes Rinthoadi)