Mensos: Lansia dan Disabilitas Penerima Bansos Bertambah

20160413_103326

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menegaskan, mulai Juni 2016, jumlah Lanjut Usia (Lansia) kurang mampu di atas 70 tahun dan penyandang
Disabilitas berat penerima Bantuan Sosial (Bansos) akan bertambah.

Hal ini ditegaskan Khofifah seusai membuka Rapat Koordinasi Program Pemberdayaan Sosial bertajuk, “Penguatan Program dan Sinergi dalam Meningkatkan Akuntabilitas Kinerja Pelaksanaan Program Pemberdayaan Sosial Tahun 2016”, Rabu pagi, (13/4/2016), di Ballroom Savoy Homann Bidakara Hotel jalan Asia Afrika Bandung.

“Juni 2016 masyarakat dengan status sosial ekonomi terendah akan menjadi 6 juta keluarga atau setara dengan 6 persen,” kata Khofifah, “Hal ini merupakan inisiatif baru Program Keluarga Harapan (PKH) yang tidak hanya menyasar basis keluarga, tapi mensasar basis Lansia kurang mampu di atas 70 tahun,” ujarnya.

Lebih lanjut Khofifah mengungkapkan, di tahun 2015 lalu, Kementerian Sosial (Kemensos) baru bisa Support Bansos tiap bulan Rp.200 ribu kepada Lansia kurang mampu di atas 70 tahun, “Saat itu baru 29 ribu orang yang mendapat Bansos lansia,” katanya, “Namun mulai Juni 2016, sebanyak 125 ribu orang Lansia kurang mampu di atas 70 tahun akan mendapat Bansos Lansia,” tegasnya, “Pencairannya empat bulan sekali senilai Rp.800 ribu,” ujarnya.

Tidak hanya kepada Lansia, Kemensos juga memperhatikan penyandang Disabilitas berat, “Di tahun 2015 Disabilitas berat tiap bulannya mendapat Rp.300 ribu, namun Kemensos baru mensasar 22 ribu orang penyandang Disabiliitas berat,” kata Khofifah, “Namun mulai Juni 2016 Kemensos akan mencover 163 ribu orang penyandang Disabiliitas berat dan mereka akan mendapat Rp.300 ribu tiap bulannya,” tegasnya, “Pencairannya empat bulan sekali senilai Rp.1,2 juta,” ujarnya. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.