IndonesiaX dan Unpad Luncurkan Kursus Online Gratis

20160504_111744

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Organisasi non-profit IndonesiaX dan Universitas Padjadjaran (Unpad) akhirnya melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kemitraan kedua belah pihak, Rabu, (4/5/2016), di Kampus Unpad jalan Dipati Ukur Bandung,

Dengan penandatanganan MoU ini, Unpad menyatakan komitmennya untuk menjadi mitra baru penyedia kursus Online gratis bagi IndonesiaX.

Turut hadir dalam acara ini, Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad, Ketua Dewan Penasehat IndonesiaX Muhammad Nuh, Presiden Director & CEO IndonesiaX Lucy Mangoendipoero Pandjaitan, Director & COO IndonesiaX Dean Jay Mathew, dan Forum Wartawan Online (FWO) Bandung.

“Melalui kerjasama ini, pakar Unpad dapat berkontribusi lebih luas mendiseminasikan kepakaran bidang ilmunya tanpa dibatasi ruang dan waktu,” kata Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad di awal paparannya, “Saat ini program e-Learning Unpad bernama Learning in Virtual Environment (LIVE) kontennya masih dominan diakses secara internal,” ujarnya.

Lebih lanjut Tri menegaskan, program kursus Online gratis sejalan dengan skema implementasi pengelolaan Unpad sebagai perguruan tinggi yang memberikan dampak lebih kuat pada masyarakat, “Khususnya dalam pembangunan manusia Indonesia (Human Capital Development),” katanya.

“Akses kursus Online gratis akan terbuka lebih luas khususnya bagi warga Jawa Barat (Nyaah ka Jabar), secara nasional dan internasional, juga sejalan dengan skema Massive Open Online Course (MOOC) dalam program ini,” kata Tri.

Presiden Director & CEO IndonesiaX Lucy Mangoendipoero Pandjaitan mengatakan, kursus Online gratis di IndonesiaX ditargetkan untuk mendemokratisasi pendidikan di Indonesia, “Siapa saja, dan di mana saja dapat belajar di IndonesiaX,” katanya.

20160504_113948

“Dengan ditandatanganinya kemitraan dengan Unpad, IndonesiaX berharap para siswa dan calon siswa IndonesiaX memiliki kesempatan belajar langsung dari pengajar terbaik Unpad,” kata Lucy.

Lebih lanjut Lucy menegaskan, para pengajar di IndonesiaX adalah pengajar terbaik di universitas terbaik, dan pemimpin perusahaan terkemuka di Indonesia maupun mancanegara, “Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan hidup (Life Skills),” katanya.

Dalam sesi Jumpa Pers, Lucy mengungkapkan, ada seorang anak yang memiliki sertifikat kursus Online gratis dari IndonesiaX sebanyak 7 buah.

“Namun saya masih sedikit kecewa karena IndonesiaX masih menjangkau pulau Jawa sebesar 80 persen, “Di luar pulau Jawa listrik dan jaringan internetnya belum bagus,” ungkapnya.

Lucy menegaskan, kursus Online gratis yang diluncurkan IndonesiaX diperuntukkan anak-anak bangsa yang tidak bisa kuliah di universitas top di Indonesia.

“Yang membuat saya merinding adalah para pengajar di IndonesiaX tidak meminta bayaran, “Bayangkan saja seorang Rhenald Kasali yang biasa dibayar Rp.100 juta untuk memberikan materi selama 30 menit, tidak dibayar mengajar di IndonesiaX, padahal materinya 4 jam,” ungkap Lucy.

Lucy mengatakan, kursus Online gratis yang paling diminati adalah kursus ‘Introduction to Broadcasting for Television’ yang diputar oleh 10.000 orang, “Diikuti kursus Cyberlaw dengan pengajar Edmon Makarim (7000 orang), dan Public Speaking dari Universitas Terbuka (6000 orang),” ujarnya.

20160504_113937-1

Di akhir paparannya Lucy mengatakan, siapa saja bisa mengikuti kursus Online gratis dari IndonesiaX, “Semua orang harus bisa jadi guru, dan semua rumah bisa jadi sekolah,” katanya.

Director & COO IndonesiaX Dean Jay Mathew mengatakan, pengajaran kursus Online gratis dari IndonesiaX memakan waktu satu jam setiap minggunya, “Pengajaran mencapai 4 hingga 9 minggu, namun untuk HarvardX hingga 8 minggu,” katanya.

“Satu kali kursus memakan waktu 4 hingga 8 jam,” kata Dean, “Materi pengajaran dapat diunduh di IOS, Android, Mobile Apps, maupun mendaftar di Website IndonesiaX,” ujarnya, “Materi bisa direkam dan bisa dibagikan kepada teman, atau keluarga peserta kursus, namun bila lulus peserta cukup membayar Rp.250.000 untuk sertifikat,” katanya.

“Banyak juga peserta yang tidak lulus, karena pada saat tes kursus ada pertanyaan yang mudah, menengah dan sulit,” kata Dean.

IndonesiaX diluncurkan sejak 17 Agustus 2015, organisasi non-profit ini menawarkan kursus Online gratis berbasis Massive Open Online Course (MOOC) dari universitas dan perusahaan terbaik di Indonesia, hingga kini tercatat 60.000 peserta yang terdaftar dari 10 kursus yang diberikan IndonesiaX.

IndonesiaX berkeinginan memberikan solusi atas disparitas akses pendidikan di Indonesia dengan membawa pendidikan berkualitas dan kontekstual lebih dekat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hingga saat ini IndonesiaX telah menjalin kemitraan dengan Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Terbuka, Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, NET.TV, Bursa Efek Jakarta, Rumah Perubahan, dan HarvardX sebuah inisiatif pembelajaran Online yang dimiliki Harvard University.

Berikut beberapa kursus yang ada di IndonesiaX:

1. Introduction to Stock Exchange – Bursa Efek Jakarta
2. Cyber Law: Rights and Obligations – Universitas Indonesia
3. Change Management – Rumah Perubahan
4. Introduction to Broadcasting for Television – NET.TV
5. Self Driving: Are You a Driver or a Passenger? – Rumah Perubahan
6. Information Security: Protecting Your Information in the Digital Age – Institut Teknologi Bandung
7. Economic Integration: The Case of ASEAN – Universitas Indonesia
8. Public Speaking – Universitas Terbuka
9. Introduction to Engineering & Design – Institut Teknologi Bandung
10. Supply Chain Management – Institut Teknologi Sepuluh Nopember
11. Contract Law: From Trust to Promise to Contract – IndonesiaX, as a Partner of HarvardX
12. The Art of Startup – Rumah Perubahan
13. Disaster Management – Universitas Indonesia
14. Health and Human Capital in the Era of ASEAN Economic Community – Universitas Airlangga. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.