Mensos Dukung Laskar Anti Narkoba Muslimat NU

IMG_20160510_021519

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungan kerjanya ke kantor PW NU Jalan Terusan Galunggung Bandung, Minggu pagi, (8/5/2016), berkesempatan mengukuhkan Laskar Anti Narkoba dari kalangan Muslimat NU.

Selain mendukung pembentukan Laskar Anti Narkoba, Mensos juga menghadiri Peringatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-70 serta meletakkan batu pertama pembangunan gedung tiga lantai Muslimat NU Jawa Barat.

“Ketika terjadi Tsunami di Aceh, PW Muslimat NU telah 29 kali berkunjung ke Aceh, dan tidak menggunakan sedikitpun anggaran negara,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di awal sambutannya di depan ratusan anggota Muslimat NU se- Jawa Barat, “Ada pesantren di Aceh yang dibangun berkat iuran muslimat se-indonesia, dan Kabupaten Tasikmalaya paling tinggi mengirimkan infak untuk pembangunan pasantren di Aceh Besar,” tegasnya.

Lebih lanjut Khofifah mengungkapkan, Masterplan Muslimat NU telah diputuskan di Kongres Batam pada tahun 2006 yang lalu, “Target di tahun 2011 Perempuan Indonesia sehat dan religius, dan tahun 2016 perempuan Indonesia berkualitas dan mandiri,” katanya.

IMG_20160509_011726-1

“Tahun 2021 perempuan Indonesia ditargetkan sejahtera dan religius, dan baru tahun 2016 Muslimat mandiri,” tegas Khofifah, “Kita harus punya tahapan, dan penguatan ini harus terus kita bangun,” ujarnya.

Mengenai Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU, Khofifah mengatakan, Harlah merupakan proses evaluasi, “Muslimat NU adalah organisasi terbesar di dunia,” katanya, “Penduduk Malaysia sekitar 30 juta, dan Muslimat NU di Indonesia ada sekitar 32 juta orang,” ungkapnya.

Mengenai penyalahgunaan narkoba, Khofifah menegaskan seluruh rakyat Indonesia harus melawan penyalahgunaan narkoba dan menjadi juru bicara anti narkoba, “Di bulan Mei 2016 akan ada pelantikan 5000 Laskar Anti Narkoba di Jombang,” katanya, “Namun di Jawa Barat belum ada Laskar Anti Narkoba, namun diharapkan terbentuk setelah lebaran,” ujarnya.

20160508_111313

Khofifah mengatakan ke depannya setiap keluarga di Indonesia yang bebas dari narkoba akan dipasang stiker bebas narkoba, “Desain stikernya sedang finalisasi,” ujarnya.

Seusai memberikan sambutan, Khofifah menyaksikan pembacaan janji dan sumpah pemberantasan narkoba yang dibacakan Laskar Anti Narkoba Muslimat NU, lima poin penting yang dibacakan yaitu:

1. Bersatu melawan narkoba
2. Mendorong bebas narkoba
3. Memberantas narkoba
4. Menuntut hukuman berat bagi pengedar narkoba
5. Merehabilitasi pengguna narkoba.

(Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.