Barasuara ‘Menggila’ di Bikasoga

20160513_194858

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Barasuara peraih album terbaik 2015 versi Rolling Stone Indonesia dan Rilisan Terbaik 2015 versi CNN Indonesia tampil gahar dan ‘menggila’ di
Taifun Tour 2016, Jumat malam, (13/5/2016), di Bikasoga Tennis Indoor jalan Suryalaya Bandung.

Iga Massardi (vokal/gitar), Gerald Situmorang (bass), Marco Steffiano (drum), TJ Kusuma (gitar), Puti Chitara (vokal), dan Cabrini Asteriska (vokal), tampil total membawakan lagu-lagu dari album ‘Taifun’ di hadapan ratusan penggemarnya.

Dua set drum di atas panggung mengeluarkan dentuman Bass dan hentakan Snare yang menggetarkan gendang telinga para penonton, Marco Steffiano dibantu drummer muda berbakat Enrico Octaviano, semakin membuat suasana Bikasoga Tennis Indoor menjadi gegap gempita.

Ketika Iga Massardi (vokal/gitar), Gerald Situmorang (bass), Marco Steffiano (drum), TJ Kusuma (gitar), Puti Chitara (vokal), dan Cabrini Asteriska (vokal) membawakan lagu pertama berjudul, “Hagia” para penonton yang didominasi anak muda berusia 18 hingga 25 tahun, berjingkrak mengikuti raungan gitar, hentakan drum, dan cabikan bass para personel Barasuara.

20160513_194829

Penampilan Barasuara semakin sedap dipandang ketika dua vokalis cantik Barasuara Puti Chitara dan Cabrini Asteriska memamerkan suara indahnya dibalut gaun putih transparan dengan belahan hingga ke atas paha.

Penampilan Puti Chitara dan Cabrini Asteriska semakin membuat suasana panas karena keduanya bernyanyi sambil menari-menari di atas panggung.

Setelah asyik berjingkrak di lagu pertama, penonton diajak bersantai dengan lagu berjudul, “Nyala Suara”.

20160513_194801

Barasuara kembali tancap gas dengan lagu, “Tarintih”, “Taifun”, dan “Mengunci Ingatan”, penampilan Barasuara semakin spesial karena membawakan lagu terbaru berjudul, “Samara”.

Setelah berbincang-bincang dengan penonton, Gerald Situmorang (bass) yang tampil khas dengan topi koboinya melemparkan kaos ke arah penonton, dan tentu saja penonton saling berebut kaos hitam bertuliskan Barasuara.

Barasuara kembali melanjutkan penampilan gaharnya dengan lagu, “Menunggang Badai”, Sendu Melagu”, dan “Api Lentera”.

Penampilan Barasuara akhirnya ditutup dengan lagu “Bahas Bahasa”, dan terlihat raut kekecewaan dari para penonton karena masih ingin menyaksikan penampilan luar biasa dari Barasuara, tapi apa mau dikata Barasuara belum memilki album kedua.

20160513_195206

Kolaborasi Lighting bersama Donie Birkud yang menyelaraskan cahaya dengan lagu-lagu yang dibawakan Barasuara cukup indah untuk disaksikan, hanya sayang cahaya lampu terasa sangat kuat ke arah penonton sehingga mata terasa berkunang-kunang disorot cahaya lampu berwarna kuning.

Secara garis besar penampilan konser Barasuara di kota Bandung luar biasa dan patut diancungi jempol, walaupun rata-rata berusia muda, namun skillnya di atas rata-rata.

Selanjutnya Barasuara akan meneruskan petualangan Taifun Tour 2016 di kota terakhir yaitu Jakarta. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.