Danar Hadi Gelar Fashion Show The Beauty of Ramadhan

20160616_150123

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Penyedia garmen batik Indonesia Danar Hadi dalam rangka bulan suci Ramadhan dan menyambut Idul Fitri, menggelar Fashion Show bertema, “The Beauty of Ramadhan”.

Fashion Show Danar Hadi “The Beauty of Ramadhan” yang disaksikan 100 tamu undangan berlangsung, Kamis, (16/6/2016), di Rumah Batik Danar Hadi jalan RE Martadinata No.60 Bandung, turut hadir aktris senior Widyawati Sophiaan, dan Pimpinan Cabang Danar Hadi Bandung Rifal Hendarwan.

“Event Fashion Show ini dilaksanakan dalam satu rangkaian periode selama 16 hingga 24 Juni 2016 di enam rumah batik Danar Hadi yang ada di Jakarta, Bandung, Solo, dan Surabaya,” kata Pimpinan Cabang Danar Hadi Bandung Rifal Hendarwan di awal paparannya.

Lebih lanjut Rifal mengatakan, Rangkaian ini meliputi Fashion Show, Talkshow, dan pameran batik Danar Hadi, “Dalam Event di Bandung, kami menampilkan nara sumber Widyawati Sophiaan,” kata Rifal.

20160616_155649

“Danar Hadi menggelar acara ini dalam rangka memberikan wawasan kepada pengunjung bagaimana meningkatkan nilai kecantikan dalam berpenampilan selama bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri,” kata Rifal.

“Dalam Fashion Show ini, Batik Danar Hadi menghadirkan rangkaian busana koleksi kebaya modern, dan baju muslim sutera modern perpaduan dengan Pareo,” kata Rifal.

“Trend busana wanita Idul Fitri dari Danar Hadi lebih ke Kaftan, dan kami mengeluarkan model yang lebih panjang, menutup dari atas hingga bawah, dan selalu berbeda motif dan warna setiap tahunnya,” kata Rifal di akhir paparannya.

Aktris senior Widyawati Sophiaan dalam wawancara singkat menjelaskan tips bugar selama Ramadhan dan perkembangan batik, “Yang paling penting adalah kesehatan, bagaimana kita menyikapi hidup ini dengan mengkonsumsi makanan yang sehat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan,” kata Widyawati

20160616_144834

“Saya sering minum air putih dan mengurangi makanan-makanan yang mengandung lemak,” kata Widyawati, “Di bulan Ramadhan olahraga saya kurangi, biasanya saya jalan pagi satu jam, namun sekarang diganti dengan sepeda statis di rumah,” ujarnya.

Mengenai batik, Widyawati mengaku menyukai batik, “Saya beruntung mempunyai ibu yang senang dengan batik, saya belajar bagaimana memakai kain, dan banyak juga batik yang diberikan oleh ibu kepada saya,” kata Widyawati.

“Batik sekarang berbeda dengan batik lawas, saat ini corak batik lebih berani, dan banyak ditabrak antara batik satu dengan batik yang lainnya,” ungkap Widyawati, “Namun hal ini menarik dan merupakan inovasi, selain itu warna batik jaman sekarang lebih banyak,” ujarnya, “Saya bukan kolektor batik, namun saya menggemari batik,” kata Widyawati di akhir wawancara. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.