Dandim 0618/BS Bahas Citarum Bersama Media Bandung

20160804_211226

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Komandan Distrik Militer (Dandim) 0618/BS Letkol Inf Sugiyono akhirnya meluangkan waktunya bertemu dengan para awak Media yang biasa bertugas di Kota Bandung untuk membahas berbagai permasalahan mengenai sungai Citarum dan sungai lainnya yang ada di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 0618/BS.

Hal ini terungkap di acara bertajuk, “Silaturahmi Dandim 0618/BS Dengan Insan Pers Dalam Rangka Sosialisasi Citarum Bestari Tahun 2016″, Kamis malam, (4/8/2016), di Gedung Citra Bakti Markas Kodim (Makodim) 0618/BS jalan Bangka Bandung.

“Kodim 0618/BS saat ini tengah menaruh perhatian besar pada sembilan sungai yang ada di wilayah Kodim 0618/BS, yaitu sungai Citepus, Cidurian, Cikapundung Atas, Cikapundung Bawah, Cikapundung Kolot, Cibeureum, Cicadas, Cipamokolan, dan sungai Cinambo, kata Dandim 0618/BS Letkol Inf Sugiyono di awal sambutannya, “Kesembilan anak sungai tersebut pada akhirnya bermuara ke sungai Citarum dengan membawa sampah dan limbah,” ujarnya.

“Saya bersama anggota Kodim 0618/BS terjun langsung membersihkan sembilan sungai besar tersebut, kata Sugiyono, “Walaupun saat rapat kedua bersama jajaran terkait saya agak marah karena ketika kami membersihkan sungai, masyarakat di sekitar sungai hanya menonton, padahal ini tugas bersama, dan Dandim 0618/BS hanya men-trigger,” tegasnya.

Lebih lanjut Sugiyono menyayangkan perilaku masyarakat dan pabrik di sekitar sungai yang menganggap sungai merupakan bak sampah besar, “Mereka yang membuang sampah dan limbah, TNI yang membersihkan,” ujarnya, “Masyarakat hanya ikut membersihkan sungai bersama kami sekali saja,” kata Sugiyono.

“Ada sungai yang sudah sangat parah, penuh limbah dan sampah, yaitu sungai Cidurian dan Cikapundung,” kata Sugiyono, “Bahkan kami menemukan ada rumah di atas sungai dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar,” ujarnya, “Di kota Surabaya hal tersebut berhasil digusur, namun di Bandung ruwet, karena sungai di Bandung penuh perumahan,” kata Sugiyono.

“Beberapa sungai seperti sungai Cibeureum sangat berbau, karena banyak pabrik membuang limbahnya diantaranya pabrik Kahatex,” ungkap Sugiyono, “Hal yang serupa terjadi di sungai Cipamokolan,” ujarnya, “Bahkan Dandim Cimahi selalu marah kepada kita, karena banyak sampah yang berasal dari kota Bandung,” ungkapnya.

“Seharusnya ada ketegasan dari Satpol PP kota Bandung,” kata Sugiyono, “Padahal ada Perda dengan sanksi berat bagi pembuang sampah dan limbah ke sungai, tapi Perda tersebut hanya tempelan, sehingga masyarakat dan pabrik tidak takut perda,” tegasnya.

“Kami pernah membuat Banner himbauan jangan membuang sampah ke sungai, akan tetapi keesokan harinya banner tersebut hilang,” kata Sugiyono, “Bahkan tempat sampah yang kami sediakan untuk masyarakat hilang, ternyata dibawa oleh ibu-ibu ke rumahnya,” ungkapnya.

Sugiyono mengungkapkan, Walikota Bandung Ridwan Kamil dalam waktu dekat akan membuat jaring sampah, “Selain itu akan ada program pipa gendong yang menyedot sungai kalau penuh,” kata Sugiyono, “Akan ada anggaran khusus dari Pemkot Bandung untuk menangani permasalahan sungai di kota Bandung,” ungkapnya.

“Semoga sungai Citarum dan sungai-sungai yang melintas di wilayah Kodim 0618/BS selalu Bestari, yaitu bersih, sehat, indah, dan lestari,” kata Dandim 0618/BS Letkol Inf Sugiyono di akhir paparannya. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.