Mohammad Zen: Delapan Tahun Kabupaten Tasik Ekspor Beras Organik

20160831_193013-1

ARCOM.CO.ID ,Tasikmalaya. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Kadispertan) Kabupaten Tasikmalaya Mohammad Zen mengatakan, selama hampir delapan tahun Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya bertahan mengekspor beras organik.

Hal ini dikatakan Zen di acara jamuan makan malam bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaeman, Rabu, (31/8/2016), di Pendopo Lama jalan Wiratanuningrat Tasikmalaya, turut hadir Anggota Komisi IV DPR RI Acep Adang, dan Founder/Director PT Bloom Agro Emily Sutanto.

“Rencananya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman Kamis pagi, (1/9/2016), akan menghadiri acara Pelepasan sewindu eksport beras organik Gapoktan Simpatik ke Belgia, di Kampung Cidahu Desa Mekarwangi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya,” kata Zen dalam wawancara singkat.

Lebih lanjut Zen mengatakan, Menteri Pertanian secara simbolis akan melepas pemberangkatan secara bertahap 60 ton beras organik ke Belgia, “Target kami adalah mengekspor 27 ribu ton beras organik,” ujarnya.

20160831_195455

Zen mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya patut berbangga karena untuk kesekian kalinya mampu mengekspor beras organik kelas premium, “Dengan adanya ekspor ini ribuan petani akan terangkat harkatnya,” kata Zen, “Hal ini terjadi karena cara bertani petani Kabupaten Tasikmalaya ramah lingkungan sehingga diakui dunia,” kata Zen, “Bahkan harga beras organik di Eropa mencapai 6 Euro per kilogram,” ungkapnya.

“Kami beserta jajaran terkait akan menjadikan Kabupaten Tasikmalaya menjadi lumbung padi organik di Jawa Barat dan Indonesia,” tegas Zen,”Bahkan baru-baru ini Kabupaten Tasikmalaya surplus padi 270 ton,” ujarnya.

Zen mengungkapkan, ketika lahan persawahan di Jawa Barat menyempit, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya justru akan memperluas lahan, “Akan ada lebih banyak petani dan generasi muda yang terlibat, selain itu pendidikan vokasional pertanian akan kami siapkan,” pungkasnya.

Padi organik asal Kabupaten Tasikmalaya telah memiliki semacam paspor untuk dapat di ekspor ke berbagai negara maju di Eropa. (Bagoes Rinthoadi)