Bandung Philharmonic Gelar Konser Denyut di Selasar Sunaryo

img_20160917_083635

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Grup simfoni orkestra Bandung Philharmonic akan menggelar konser pertamanya di Bulan September bertajuk “Denyut” mulai Minggu malam, (18/9/2016), di Amphiteater Selasar Sunaryo jalan Bukit Pakar Timur 100 mulai pukul 19.00 WIB.

Hal ini terungkap dalam Press Conference Bandung Philharmonic, Jumat, (16/9/2016), di Bale Handap
Selasar Sunaryo Art Space jalan Bukit Pakar Timur.

Turut hadir, Pemilik Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) Sunaryo, Direktur Bandung Philharmonic Airin Efferin, Pembina Bandung Philharmonic Petrina Faustine, Pendiri Bandung Philharmonic Fauzie Wiriadisastra, dan Principal Flute Bandung Philharmonic Astri Kinanti Putri.

“Konser Bandung Philharmonic bertema Denyut akan berlangsung di bawah instalasi kubah bambu karya Ing Andry Widyowijatnoko,” kata Pemilik SSAS Sunaryo di awal paparannya, “Saya yakin konser ini bisa menyentuh mereka yang sensitif, dan bisa jadi instalasi bambu ikut bergerak-gerak,” ujarnya.

Direktur Bandung Philharmonic Airin Efferin mengatakan, pada konser Denyut Bandung Philharmonic akan mempremierkan karya baru dari Fauzie Wiriadisastra berjudul “Fantasia Sunda” untuk kwartet gesek.

“Melalui konser Denyut, Bandung Philharmonic akan menyampaikan pesan-pesan magis quintet tiup kayu dan memainkan karya Opera Carmen dan Ibert,” kata Airin.

img_20160917_083639

Lebih lanjut Airin mengatakan, hampir semua kota di dunia yang berkelas mempunyai grup orkestra, “Kota Bandung akhirnya bisa disebut kota yang berkelas karena telah memiliki grup orkestra,” ujarnya.

“Bandung Philharmonic menyambut baik semua ajakan konser dari berbagai pihak,” kata Airin, “Hal ini membuktikan Bandung Philharmonic dan musik yang bermutu mulai diterima masyarakat,” ujarnya, “Bandung Philharmonic selalu bekerja keras menampilkan pagelaran seni yang berkualitas untuk menambah wawasan dan memberikan kebahagiaan orkestra kepada berbagai lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Principal Flute Bandung Philharmonic Astri Kinanti Putri mengatakan, dirinya sangat beruntung dapat bergabung di Bandung Philharmonic, “Saya memang telah lama jatuh cinta dengan orkestra,” kata Astri, “Orkestra dapat membawa kita ke dimensi yang berbeda dan memberikan pengalaman yang tidak bisa dilupakan,” ujarnya.

“Saya sangat senang lolos audisi menjadi pemain flute di Bandung Philharmonic,” pungkas Astri yang menyisihkan hampir 50 musisi alat tiup dari Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta.

Konser Denyut merupakan rangkaian konser Bandung Philharmonic selama September 2016, konser selanjutnya akan berlangsung 24 September 2016 di “Pesta Rakyat: Memerdekakan Citarum” di Gedung Sabilulungan Soreang Kabupaten Bandung, dan konser “Destiny” pada 25 September 2016 di Teater Tertutup Dago Tea House. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.