Edulab Raih Penghargaan Startup Business Market Leader 2016

img_20161013_141812

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Lembaga konsultan pendidikan Edulab baru-baru ini meraih penghargaan Startup Business Market Leader 2016 dari Majalah Franchise dan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI).

Hal ini diungkapkan Founder Edulab Oki Earlivan, S.Mn, B.Ba, Rabu, (12/10/2016), di Eduplex Cafe Dago jalan Ir.H.Djuanda No.84 Bandung.

“Kami bangga akhirnya Edulab mendapat penghargaan dari majalah Franchise dan Asosiasi Franchise Indonesia untuk kategori Startup Business Market Leader di bidang pendidikan,” kata Founder Edulab Oki Earlivan di awal paparannya.

“Edulab dinobatkan sebagai Market Leader di bidang pendidikan kategori startup untuk perusahaan-perusahaan menengah,” ungkap Oki.

Lebih lanjut Oki mengatakan, memang ada beberapa Bimbingan Belajar lainnya yang mendapat nominator yang sama, “Namun untuk Startup yang baru 10 tahun marak, Edulab adalah yang terbaik di seluruh Indonesia,” kata Oki.

img_20161013_141817

“Penghargaan ini merupakan yang ke-7 diraih oleh Edulab,” kata Oki, “Tanggal 25 Oktober 2016 nanti, Edulab akan dapat lagi penghargaan dari Amerika Serikat,” ujarnya.

“Edulab paling banyak tersebar di kota dan provinsi di seluruh Indonesia,” ungkap Oki, “Namun bukan jumlah cabang yang banyak akan tetapi penyebarannya yang banyak dalam waktu dua tahun terakhir di Indonesia,” ujarnya, “Saat ini Edulab memiliki 31 unit di seluruh Indonesia, dan di kota Bandung terdapat delapan unit,” ungkapnya.

Oki menegaskan, dari segi popularitas di benak siswa (Top of Mind), Edulab merupakan Bimbingan Belajar terbaik di Indonesia, “Edulab selalu menjadi nomor satu untuk kategori Start Up, karena Edulab
selama tiga tahun terakhir Konsisten pertumbuhannya, dan selalu tumbuh terus,” tegasnya.

Mengenai pembelajaran di Edulab, Oki mengungkapkan, Edulab merupakan Bimbingan Belajar pertama yang mengusung Small Class, “Satu kelas minimal tiga siswa dan maksimal 12 siswa,” ungkapnya, “Edulab juga menerapakan belajar setiap hari dan 24 jam, “Libur hanya lebaran hari pertama saja,” ujarnya.

“Datang kapanpun siswa akan kami layani, karena kebanyakan staf pengajar Edulab ada yang menginap di cabang, jadi walaupun ada yang mengetuk jam satu malam akan kita layani,” kata Oki.

img_20161013_141852

Mengenai kondisi siswa di Indonesia, Oki mengatakan, banyak anak yang pintar tapi tidak cocok belajar di kelas, “Di jaman Gadget seperti sekarang ini anak jaman sekarang tidak suka belajar di kelas,” ungkapnya.

Oki mengungkapkan, di tahun 2018 Edulab akan membuat Kampus di kota Bandung, “Edulab akan bikin kampus dan lebih mengutamakan tentang Technopreneurship,” kata Oki.

Di akhir paparannya Oki mengungkapkan saat ini Edulab memiliki tim pengajar sebanyak 500 orang yang tersebar di seluruh indonesia, “Edulab lebih mengutamakan praktisi yang teori lapangannya baik, dan Edulab berkonsep dinamis,” pungkas Oki.

Edulab merupakan lembaga konsultan pendidikan yang hadir untuk menjawab pertanyaan bagaimana caranya memaknai “belajar” sebagai hal yang Addicted, Interesting, dan Important, sehingga pendidikan dinilai sebagai proses yang mampu mengubah wawasan, sikap, dan mental para siswa. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.