1000 Al-Quran Dibagikan di The Trans Luxury Bandung

img_20161108_032730

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Yayasan Baitul Al Khairiyah kembali menunjukan kepedulian terhadap kaum tunanetra dengan membagikan 1000 Al-Quran Digital Index Braille kepada 1000 tunanetra yang tersebar di Jawa Barat.

Pembagian Wakaf 1000 Al-Quran Digital Index Braille berlangsung, Senin, (7/11/2016), di Trans Convention Center (TCC) The Trans Luxury Hotel jalan Gatot Subroto Bandung.

Turut hadir, Istri Gubernur Jawa Barat Netty Prasetyani Heryawan, Wakil Walikota Bandung Oded M. Danial, Istri Wakil Walikota Bandung Siti Muntamah Danial, Ketua Yayasan Baitul Al Khairiyah Nadia Bawazir, First Secretary at Embassy of Kuwait Abdullah Al Fadhli, dan Deputy Director General of International Islamic Charity Organization and Distinguished Guests Saleem Abdullah Hamada.

“Ada 1,1 persen atau setara 430 ribu orang di Jawa Barat yang mengalami kebutaan, dan kebanyakan katarak,” kata Istri Gubernur Jawa Barat Netty Prasetyani Heryawan di awal paparannya.

“Setiap tahun terdapat 250 ribu penderita kebutaan katarak di Jawa Barat,” kata Netty, “Yang dioperasi hanya 180 orang, sehingga masih ada 70 penderita katarak yang Dead Lock,” ungkapnya.

“Semoga pemerintah Kuwait dapat memberi bantuan kacamata Low Vision dan mengoperasi 70 ribu penderita katarak di Jawa Barat,” kata Netty.

Tidak lupa Netty mengucapkan terima kasih atas bantuan 1000 Al-Quran Digital Index Braille bagi 1000 tunanetra di Jawa Barat, “Saya mengapresiasi pemerintah Kuwait,” pungkasnya.

Ketua Yayasan Baitul Al Khairiyah Nadia Bawazir mengatakan, pihaknya ingin membantu tunanetra untuk memperoleh kesempatan dan kemudahan yang sama dalam membaca Al-Quran.

img_20161108_032735

“Kegiatan Pembagian Wakaf 1000 Al-Quran Digital Index Braille adalah upaya membantu tunanetra untuk dapat mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al-Quran dengan sebaik-baiknya,” kata Nadia.

Nadia mengungkapkan Al-Quran Digital Index Braille sangat mudah dibawa kemana-mana, “Tidak seperti Al-Quran Braille biasa yang 1 Juznya 1 kotak karton besar,” ungkapnya.

“Al-Quran Digital Index Braille bisa didengarkan oleh tunanetra, sehingga tunanetra usia lanjut ataupun yang belum lancar membaca Al-Quran Braille dapat mendengarkan langsung Al-Quran melalui Head Phone,” kata Nadia.

Di akhir paparannya, Nadia mengungkapkan, 1000 Al-Quran Digital Index Braille yang diberikan berkat kerjasama Yayasan Baitul Al Khairiyah, International Islamic Charity Organization negara Kuwait, dan The Trans Luxury Hotel harganya cukup mahal, “Satu Al-Quran Digital Index Braille harganya Rp.1,3 juta,” pungkasnya.

First Secretary at Embassy of Kuwait Abdullah Al Fadhli mengatakan, Wakaf 1000 Al-Quran Digital Index Braille merupakan sumbangsih kedutaan Kuwait bagi umat muslim di luar Kuwait khususnya Indonesia.

“Kedutaan Kuwait akan terus memberikan bantuan, dan semoga acara seperti ini berulang terus menerus,” kata Abdullah, “Kedutaan Kuwait akan membantu apa yang diminta dan dibutuhkan warga Jawa Barat,” pungkasnya.

Deputy Director General of International Islamic Charity Organization and Distinguished Guests Saleem Abdullah Hamada mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan lembaga yang membantu acara Wakaf 1000 Al-Quran Digital Index Braille, “Semoga hubungan antara Kuwait dan Indonesia selalu terjalin dengan baik,” kata Saleem.

1000 Tunanetra yang hadir berasal dari yayasan ITMI, PERTUNI, PERTAPI, dan Wyata Guna.

Kegiatan Wakaf 1000 Al-Quran Digital Index Braille merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan di Trans Convention Center (TCC) The Trans Luxury Hotel, sebelumnya, (7/2/2016), Yayasan Baitul Al Khairiyah dan International Islamic Charity Organization negara Kuwait membagikan 300 Al-Quran Digital Index Braille bagi 300 tunanetra. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.