Iko dan Chelsea Promosikan Film Headshot di Bandung

img_20161120_031241

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Dua pemeran utama film Headshot Iko Uwais dan Chelsea Islan, mengunjungi kota Bandung dalam rangka mempromosikan film laga Headshot besutan sutradara Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel (The Mo Brothers).

Hal ini terungkap dalam Roadshow film Headshot, Sabtu, (19/11/2016), di CGV Blitz Paris Van Java (PVJ) jalan Sukajadi Bandung.

“Kalian yang hadir di sini beruntung dapat menyaksikan film Headshot, karena Kota Bandung merupakan kota pertama di Indonesia yang menayangkan film Headshot sebelum film ini secara resmi diputar 8 Desember 2016,” kata Chelsea Islan.

Lebih lanjut Chelsea mengatakan, film Headshot menjadi film pertamanya bergenre laga, “Saya berperan sebagai Ailin seorang mahasiswi kedokteran yang merawat pemuda hilang ingatan bernama Ishmael,” kata Chelsea.

“Di film Headshot saya mendapatkan pemahaman baru soal film laga dan film Headshot menjadi pelajaran baru dalam seni akting,” ungkap Chelsea, “Di film ini saya harus bertahan membela diri dan melawan dalam satu adegan,” ujarnya.

img_20161120_031244

“Saya senang film Action dan saya beruntung dapat bermain di film Headshot,” ungkap Chelsea, “Walaupun banyak adegan berbahaya di film ini, tetapi tidak membahayakan para pemain,” ujarnya, “Para pemain film Headshot digenjot latihan selama tiga minggu,” pungkas Chelsea.

Iko Uwais yang berperan sebagai Ishmael / Abdi di Headshot mengatakan, sutradara Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel (The Mo Brothers) lebih banyak memberikan keleluasaan dalam penggarapan adegan laga, “Saya harus bisa menjadikan adegan laga biasa menjadi luar biasa,” kata Iko, “Untuk koreografi laga, kami dituntut lebih kreatif,” ujarnya.

Lebih lanjut Iko mengatakan, para pemain film Headshot harus memikirkan Scene laga yang belum pernah dibuat sebelumnya, “Hal ini dilakukan agar tidak terkesan seperti pengulangan,” ujarnya.

“Kami masih mempergunakan silat sebagai dasar adegan laga walaupun tidak murni silat karena ada Wushu juga,” kata Iko, “Kita di film Headshot menciptakan Koreo Fighting, jadi bukan hanya banting dan bunuh-bunuhan saja,” ujarnya.

“Dalam seni bela diri ada pukul ada tangkis, dan ada banting membanting, sedangkan adegan membunuh di film Headshot hanya Finishing dari proses Fighting, dan darah hanyalah penambah warna,” ujarnya.

Mengenai adegan laga di film Headshot, Iko mengungkapkan semua adegan laga berjalan Safety, “Walaupun para pemain memiliki Basic bela diri, tetap di film ini harus memulai dari nol lagi,” kata Iko,”.

img_20161120_031248

“Saya mendapat luka di luar adegan film Headshot, yaitu ketika selesai adegan Fighting di atas meja dengan salah satu pemain bernama David,” ungkap Iko, “Saya jatuh ke lantai namun David juga jatuh, dan betisnya menimpa kepala saya,” kata Iko, “Ya disetiap film pasti ada luka sebagai kenang-kenangan,” ujarnya.

Iko berharap film laga Headshot dapat diterima masyarakat Indonesia, “Film Headshot tidak seperti film saya sebelumnya, karena film laga ini murni karya Indonesia,” kata Iko.

PR & Publicity Screenplay Infinite Films Jessika Pingkananda mengatakan, Film Headshot yang meraih dua penghargaan di Festival Film Indonesia sudah ditayangkan di 25 Festival Film di seluruh dunia, “Headshot sudah tayang di 36th Hawaii International Film Festival, 39th Denver Fim Festival, dan 30th Leeds International Film Festival,” ujarnya, “Film Headshot baru akan resmi tayang di Indonesia 8 Desember 2016 di seluruh bioskop tanah air,” pungkas Pingkan.

Film Headshot yang dibintangi oleh Iko Uwais, Chelsea Islan, Julie Estelle, Sunny Pang, Ganindra Bimo, dan Zack Lee, menceritakan tentang lelaki misterius bernama Ishmael / Abdi yang diperankan Iko Uwais terbangun di rumah sakit setelah mengalami koma, Ishmael hilang ingatan, namun sedikit demi sedikit teringat masa lalunya.

Ishmael yang ditemukan terdampar di pantai dalam kondisi sekarat serta tertembak kepalanya, di rawat oleh seorang mahasiswi kedokteran cantik bernama Ailin yang diperankan Chelsea Islan.

img_20161120_031252

Ketika hubungan Ishmael dan Ailin mulai dekat, justru nyawa Ishmael terancam, karena banyak pembunuh anak buah bos mafia bernama Lee (Sunny Pang) menginginkan kematiannya, karena Ishmael dianggap berkhianat.

Ailin pun diculik oleh komplotan Lee, mau tidak mau Ishmael harus menyelamatkan Ailin dengan datang langsung ke markas Lee yang dikenal sebagai Ayah dari Neraka, karena melatih anak-anak kecil secara keji untuk dijadikan pembunuh setelah dewasa.

Sebelum bertarung dengan Lee untuk menyelamatkan Ailin, Ishmael harus berhadapan dengan anak buah Lee, salah satunya Rika yang diperankan oleh Julie Estelle, Rika lah yang menembak kepalanya saat itu, karena Ishmael ingin keluar dari kelompok Lee.

Film Headshot merupakan film laga khas Iko Uwais dengan gaya sutradara Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel (The Mo Brothers) yang sukses menggarap Rumah Dara.

Film Headshot penuh adegan berdarah-darah brutal dan agresif khas The Mo Brothers, dipadu adegan silat ala Iko Uwais.

Patut dicatat Iko Uwais di film Headshot tidak ada Slow Motion, Trick kamera, dan melakukan adegan laga normal Speed serta Full Body Contact, sehingga semua adegan terlihat nyata. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.