Angkatan Muda Siliwangi Tolak Penggantian Ade Komarudin

img_20161125_031332

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Ketua Umum Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Pusat Noery Ispandji Firman menegaskan, Pengurus Pusat AMS mewakili warga Jawa Barat dan Rakyat Sunda menolak rencana penggantian Ketua DPR RI Ade Komarudin.

Rencananya, Partai Golkar akan menggantikan Ketua DPR RI Ade Komarudin (Akom) dengan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov), padahal Setnov tersandung kasus Papa Minta Saham.

“Seharusnya elite politik berhati hati, dan jangan mengurus negara seperti dagelan,” tegas Ketua Umum AMS Pusat Noery Ispandji Firman, saat Konferensi Pers, Kamis, (24/11/2016), di Kantor Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat AMS jalan Braga No.25 Bandung, “Penyelenggara negara panik dan tidak punya etika,” ujarnya.

“Ketua DPR RI Ade Komarudin merupakan representasi masyarakat Jawa Barat setelah almarhum Amir Machmud,” tegas Noery, seperti diketahui Amir Machmud pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri selama tiga periode, “Ade Komarudin merupakanSunda Pituin yang kini menjadi Ketua lembaga tertinggi negara,” ujarnya.

“Pengurus Pusat AMS merasa prihatin dengan rencana penggantian Ketua DPR RI Ade Komarudin yang berasal dari Purwakarta,” kata Noery, “Dengan kejadian ini semua elemen Sunda agar bergerak menolak rencana penggatian Ade Komarudin,” ujarnya, “Bila dibiarkan bisa jadi ke depannya Orang Sunda akan terus diusik, hal seperti ini mengganggu perasaan dan pikiran,” kata Noery.

img_20161125_031320

Lebih lanjut Noery selaku Ketua Umum AMS Pusat dengan kejadian ini berencana mengadakan Kongres Sunda, “Saya minta elemen-elemen Sunda di Jawa Barat bergabung,” tegasnya.

Noery menegaskan kejadian rencana penggantian Ketua DPR RI Ade Komarudin akan membuat Ade merasa dibodohi dan dikhianati, “Bila benar terjadi Masyarakat Sunda akan terus menjadi bahan olok-olok,” ujarnya.

Noery pun menyoroti anggota-anggota DPR RI asal Jawa Barat yang ada di Jakarta, “Orang Sunda di DPR RI banyak yang tidak paham Sunda,” kata Noery, “Nama-nama anggota DPR RI asal Sunda kebanyakan asing ditelinga,” ujarnya.

“Saat ini yang berlaku di Indonesia adalah sistem Oligarki,” ungkap Noery, “Dengan sistem ini membuat pengusaha Sunda tidak ada yang menonjol,” tegasnya, “Namun kami sudah berkomunikasi kepada Ketua partai politik agar mau menempatkan kader sunda di DPR RI,” ujarnya, “Tokoh-tokoh Sunda yang kini ada di Jawa Barat masih asyik dengan nostalgianya,” ujarnya.

img_20161125_031325

“Saya akan berteriak bila Organisasi Kesundaan tetap diam terhadap hal ini,” kata Noery, “Harus ada gerakan seperti Kongres Rakyat Sunda,” ujarnya.

Noery mengatakan, apabila kita punya harga diri dan jati diri, maka orang akan memperhitungkan kita, “Orang-orang di luar akan tertawa apabila Setya Novanto kembali menjadi Ketua DPR RI,” kata Noery.

“Dengan adanya rencana penggantian Ketua DPR RI Ade Komarudin, Pengurus Pusat AMS melihat adanya kerakusan dan haus kekuasan,” ujarnya, “Negara Indonesia hanya dijadikan permainan semata,” pungkasnya.

Berikut Pernyataan Sikap Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi terhadap wacana penggantian Ketua DPR RI Ade Komarudin:

1. Kami Angkatan Muda Siliwangi mewakili warga Jawa Barat dan Rakyat Sunda menolak rencana penggantian Ketua DPR RI Ade Komarudin.

2. Kami melihat, hal ini menunjukan tidak adanya rasa menghargai terhadap warga Sunda yang merupakan suku yang besar di NKRI, dan hal ini merupakan bentuk penghinaan kepada kami Rakyat Sunda.

3. Kami juga menghimbau kepada Partai Golkar agar mengedepankan etika politik dengan tidak mengganggu posisi Ade Komarudin, apalagi rencananya akan digantikan kembali oleh Setya Novanto yang secara pribadi sudah menyatakan mundur dari jabatan Ketua DPR RI.

4. Kami mengutuk perilaku-perilaku eliit politik di Nasional yang hanya sibuk rebutan kekuasaan dengan menghalalkan segala cara tanpa memikirkan nasib rakyat yang ada di daerah-daerah.

5. Kami orang Sunda menolak untuk dijadikan obyek kepentingan politik Jakarta, kami juga menghimbau kepada seluruh elemen warga Sunda untuk bersatu dan berjuang demi kepentingan daerah. (Bagoes Rinthoadi)