Tahun 2017 FOREXimf.com Fokus Program Edukasi dan Pensiun

img_20161219_131957

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Perusahaan pialang berjangka resmi dari Indonesia PT. International Mitra Futures atau biasa disebut FOREXimf.com kembali menggelar Coffee Morning bersama Media Bandung, Senin, (19/12/2016), di Lounge Kantor Pusat FOREXimf.com jalan Sunda No.57 Bandung.

Turut hadir, Head of Market Analyst & Education PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) Eko Trijuni, Manager Online Sales PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) Nudianto (Antok), dan Public Relations PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) Defiane Fondamika.

“PT. International Mitra Futures atau lebih dikenal dengan FOREXimf.com di tahun 2017 akan melakukan program edukasi ke kampus-kampus yang ada di Kota Bandung,” kata Head of Market Analyst & Education PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) Eko Trijuni di awal paparannya.

“Tahun 2015 dan 2016 FOREXimf.com telah melakukan program edukasi ke kampus-kampus yang ada di Jakarta, dan di tahun 2017 FOREXimf.com akan melakukan edukasi segala aktivitas forex trading pada kampus-kampus yang ada di Bandung,” kata Eko.

“Program edukasi dilakukan untuk meningkatkan Awareness mahasiswa tentang segala aktivitas forex trading,” kata Eko, “Selain itu agar Mahasiswa bisa melakukan forex trading secara benar,” ujarnya.

img_20161219_132005

Lebih lanjut Eko mengatakan, selain melakukan program edukasi ke kampus, FOREXimf.com di tahun 2017 akan masuk ke perusahaan-perusahaan untuk menawarkan program masa persiapan pensiun, “Program ini akan dilakukan kuartal pertama 2017,” ujarnya.

Eko mengungkapkan, pasar modal dan forex merupakan dua dunia yang berbeda, “Forex di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), sedangkan pasar modal berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tegasnya.

Mengenai perkembangan FOREXimf.com ,Eko mengungkapkan jumlah nasabah di perusahaannya mencapai lebih dari 1000 nasabah, “Jangkauan FOREXimf.com hingga ke beberapa negara,” ujarnya.

Mengenai bagaimana melakukan aktivitas forex trading yang benar, Eko menjelaskan, FOREXimf.com menekankan kepada nasabah edukasi tentang Mind, Method, dan Money, “Nasabah sebaiknya melakukan aktivitas trading menggunakan uang dingin, atau uang yang bukan untuk digunakan hal-hal yang pokok,” tegasnya.

“Di bisnis manapun, bila mendapat keuntungan tinggi maka resikonya pun akan tinggi pula,” kata Eko, “Nasabah belajar analisa nomor dua tetapi belajar manajemen resiko adalah nomor satu, dan hal itu bisa dipelajari,” ujarnya.

“Trading forex itu gampang-gampang susah, yang penting nasabah disiplin,” kata Eko, “Contoh kedisiplinan, apabila nasabah punya modal 100 ribu dollar, jangan seluruhnya digunakan untuk transaksi, siapkan untuk resiko 50 persen atau 5000 dollar, dan kerugian sekali transaksi hanya 10 persen atau 500 dollar, apabila rugi lebih dari 10 persen maka nasabah harus berhenti atau Cut Loss,” tegasnya.

img_20161219_132014

Eko mengungkapkan, karakter nasabah yang berasal dari Jawa Timur cenderung berani mengambil resiko atau High Risk Taker, “Saya cukup kagum melihat nasabah dari Jawa Timur,” ungkapnya, “Nasabah FOREXimf.com rata-rata Risk Taker,” pungkas Eko.

Manager Online Sales PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) Nudianto atau biasa disapa Antok mengatakan, saat ini kebanyakan nasabah di Indonesia menitip transaksi Trading forex kepada wakil pialang, “Hal ini tidak baik, karena bila menitip, maka nasabah tidak tahu informasi trading, dan ujung-ujungnya nasabah yang dirugikan,” ujarnya, “Di FOREXimf.com kita paksa nasabah agar tahu bagaimana cara bertransaksi,” kata Antok.

Public Relations PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) Defiane Fondamika mengatakan, FOREXimf.com setiap bulannya akan menggelar Coffee Morning bersama Media, agar masyarakat mengetahui perkembangan berita terbaru dari FOREXimf.com.

PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) yang beralamat di jalan Sunda No.57 Bandung, merupakan perusahaan pialang berjangka di Indonesia yang resmi dengan Ijin Usaha Pialang Berjangka dari BAPPEBTI Nomor: 736/BAPPEBTI/SI/6/2005. (Bagoes Rinthoadi)