PAB-BOSS Gelar Munas Ke-1 di Kota Bandung

IMG_20170117_115629

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Abdi Bangsa – Bodyguard Security Service (PAB-BOSS), menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Ke-I, Senin, (16/1/2017), di Hotel Ahadiat jalan Sindang Sirna Elok Bandung.

Turut hadir, Ketua Dewan Pendiri PAB-BOSS Iskandarsyah Berian, Ketua Umum PAB-BOSS Youne Victorio Senduk, Sekretaris Jenderal PAB-BOSS Budi Rahman, dan Calon Ketua Umum PAB-BOSS Yon Suparman.

“PAB-BOSS merupakan organisasi kepemudaan yang mengabdi kepada bangsa dan negara melalui pembinaan anak muda lewat olah raga bela diri,” kata Sekretaris Jenderal PAB-BOSS Budi Rahman di awal paparannya, “Olah raga yang ada di PAB-BOSS diantaranya, Muay Thai, Kick Boxing, Pencak Silat, dan Jujitsu,” ujarnya.

Lebih lanjut Budi mengatakan, BOSS sendiri usianya menjelang 16 tahun, “Tahun 2006 BOSS telah mengibarkan merah putih di kejuaraan dunia Muay Thai di Thailand melalui atlet Ade Permana,” kata Budi, “BOSS juga mengikuti kejuaraan Silat di Malaysia melalui atlet Arwan dan Dodi,” ujarnya.

Budi mengatakan PAB BOSS ingin terus mengibarkan merah putih di luar negeri, “Saat Porda dan PON banyak atlet dari BOSS yang berkontribusi,” kata Budi.

20170116_132835

“BOSS telah ada di 11 Provinsi, dan di setiap Provinsi wajib ada bela diri, agar terjaring kader-kader atlet beladiri terbaik,” kata Budi.

“Selain itu BOSS selalu mengembangkan minat dan bakat anggotanya,” kata Budi, “Nantinya akan ada BOSS Bikers, dan BOSS Racing Team,” ujarnya, “Intinya PAB-BOSS ingin memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Mengenai agenda Munas Ke-I PAB-BOSS yang bertema “Bersatu Dalam Perbedaan”, Budi mengatakan, tertib administrasi adalah agenda Munas kali ini, “Selain itu agar pergerakan PAB-BOSS semakin meluas di wilayah nusantara, dan yang pasti kita tidak di bawah partai politik manapun,” pungkas Budi.

Pemuda Abdi Bangsa – Bodyguard Security Service (PAB-BOSS) di Kota Bandung sendiri telah memiliki 12 PAC, dan anggota di 11 wilayah Indonesia telah mencapai ribuan. (BRH/A1)

Comments are closed.