BOMA Jabar Dukung Kapolda Jabar Jaga Kerukunan di Tatar Sunda

IMG-20170117-WA0009-1

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Menyikapi maraknya fenomena intoleransi dan anti ideologi Pancasila di Tatar Sunda, Baresan Olot Masyarakat Adat (BOMA) Jawa Barat, Selasa, (17/1/2017), menyambangi Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jabar di jalan Soekarno Hatta Bandung.

Sekjen BOMA Jabar sekaligus Ketua Umum DPP Gerakan Hejo Eka Santosa didampingi Puluhan Olot diterima secara langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jendral Anton Charliyan.

“Akhir-akhir ini muncul sikap kontra terhadap ideologi negara, konstitusi, simbol negara, yang mengancam keutuhan NKRI,” kata Sekjen BOMA Jabar sekaligus Ketua Umum DPP Gerakan Hejo Eka Santosa di hadapan Kapolda Jabar dan para Olot.

20170117_150850

“Menyikapi hal tersebut, Dewan Kasepuhan Masyarakat Adat BOMA Jabar memberikan dukungan pada aparatur negara khususnya jajaran Polri agar dapat menjalankan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya,” kata Eka, “Hal ini perlu untuk dijadikan dasar atau penguatan terhadap tindak lanjut dan legitimasi publik,” tegasnya.

Lebih lanjut Eka mengatakan, BOMA jabar memberikan dukungan dan meminta pemerintah juga Polri agar mengembalikan kerukunan dan kedamaian di Tatar Sunda, “BOMA Jabar mengambil sikap jelas yaitu kembalikan nilai-nilai bermasyarakat dalam nuansa kearifan lokal,” kata Eka.

“Jangankan harta, nyawapun siap kami berikan demi keutuhan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Eka.

IMG-20170117-WA0020-1

Seusai sambutan, Eka Santosa didampingi para Olot memberi gelar kehormatan “Satria Lanang Pasundan” pada Kapolda Jabar Anton Charliyan, “Pemberian gelar ini adalah bentuk apresiasi dari masyarakat Sunda bagi Abah Anton karena komitmennya mengawal Pancasila,” pungkas Eka.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jendral Anton Charliyan seusai diberi gelar oleh BOMA Jabar mengatakan dirinya merinding, “Hal ini di luar dugaan saya karena para Olot secara sukarela siap mempertahankan Pancasila dan NKRI,” kata Anton.

“Dukungan dari BOMA Jabar menambah keyakinan saya selaku Kapolda Jabar untuk terus menegakkan ketertiban di Jawa Barat,” kata Anton, “Saya sangat berterima kasih atas dukungan kasepuhan,” ujarnya.

IMG-20170117-WA0016-1

Lebih lanjut Anton menegaskan, dalam menegakan ketertiban dan hukum dirinya tidak merasa takut dan ragu, “Apalagi ditambah dukungan yang luar biasa dari olot-olot,” pungkas Anton.

BOMA Jabar berharap pemberian gelar “Satria Lanang Pasundan” kepada Kapolda jabar Anton Charliyan dapat memperkuat tugasnya dalam upaya penegakan hukum.

Berikut Pedoman dan penyadaran diri yang diberikan para olot:

Lalina silih elingkeun
Labuhna silih hudangkeun
Poekna silih oboran
Kudu nyanghulu ka hukum
Nunjang ka nagara
Mufakat ka balarea

Ulah pahilir-hilir caina
Pagirang-girang tampian
Kudu sareundeuk saigel, sabobot, sapihanean
Ka cai jadi saleuwi, ka darat jadi salogak

Nyaurna kudu diukur
Nyabdana kudu diunggang
Bekasna bisi nyalahan

Ngasuh ratu nyayak menak
Kudu nampiling bari nyium
Titip tarima hurip

(BRH / A1)

Comments are closed.