Toyota Luncurkan New Venturer di Kota Bandung

20170119_170400

ARCOM.CO.ID ,Bandung. PT Toyota-Astra Motor (TAM) bersama Founder Dealernya Auto2000 di awal 2017 meluncurkan line-up terbaru Toyota Innova “New Venturer” di kota Bandung.

Peluncuran New Venturer yang bermain di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) digelar, Kamis, (19/1/2017), di Atrium Istana Plaza jalan Pasirkaliki Bandung.

Turut hadir, Finance & Administration Director PT TAM Darmawan Wijaya, Area General Manager PT TAM Dicky Zulkarnaen, Area Head PT TAM Herman Nugroho, Branch Manager Auto2000 SH Wuryanto, dan Owner Dealer Sonny Hithardi.

“PT Toyota-Astra Motor (TAM) dan Auto2000 berhasil melewati tahun 2016 dengan baik dan Happy Ending,” kata Branch Manager Auto2000 SH Wuryanto saat sesi Press Conference di Thai Palace Istana Plaza.

“Toyota di tahun 2015 dan 2016 banyak menggelar event seperti peluncuran Innova, New Fortuner, New Sienta, dan Calya, imbasnya Market Share Toyota tumbuh cukup besar,” kata Wuryato.

“November 2016 pangsa pasar Toyota di Jawa Barat mengalami kenaikan dari 31 persen menjadi 35.2 persen,” kata Wuryanto, “Hal ini dapat terjadi atas support PT TAM dengan produk-produk terbarunya,” ujarnya,

Lebih lanjut Wuryanto mengatakan, akhirnya di awal 2017, Auto2000 bersama Toyota memberi kejutan pada masyarakat Jawa Barat khususnya masyarakat Bandung, “Kami meluncurkan dua produk legendaris yaitu New Venturer dan New Corolla Altis,” kata Wuryanto.

20170119_153840

Finance & Administration Director PT TAM Darmawan Wijaya mengatakan, saat ini PT TAM memiliki 297 outlet di seluruh Indonesia, “Selain itu PT TAM konsisten dalam program CSR,” ujarnya.

“Tahun 2016, PT TAM berhasil menjual 389 ribu unit mobil Toyota, sehingga total akumulasi penjualan mobil Toyota sebanyak 5 juta unit,” kata Darmawan.

“PT TAM konsisten dengan produk dan teknologi baru, dan kami akan mempertahankan status Market Leader di Indonesia,” kata Darmawan, “Yang pasti kami mencoba menangkap keinginan konsumen,” pungkasnya.

Area General Manager PT TAM Dicky Zulkarnaen, menjelaskan, New Venturer sebenarnya pengembangan dari Toyota Innova, “Pasar MPV di Indonesia sangat besar, karena keluarga Indonesia sangat cinta keluarga dan menginginkan mobil yang muat banyak,” kata Dicky.

Mengenai harga Dicky mengungkapkan, pihak PT TAM sudah melakukan analisa dan strategi, “Untuk harga New Venturer On The Road di Jawa Barat, New Venturer 2.0 MT Gasoline dibanderol Rp.388.100.000, New Venturer 2.0 AT Gasoline dibanderol Rp.408.200.000, New Venturer 2.4 AT Diesel dibanderol Rp.426.000.000, sedangkan New Venturer 2.4 MT Diesel dibanderol Rp.427.500.000,” kata Dicky, “Kami menargetkan di Jawa Barat New Venturer terjual 50 hingga 60 unit setiap bulannya, dan pastinya market terbesar ada di kota Bandung,” pungkas Dicky.

Saat ini Toyota Kijang merupakan Living Legend, bahkan Toyota Kijang sudah diekspor ke 30 negara di seluruh dunia.

Bahkan Toyota Innova dengan Local Content 85 persen hingga saat ini sudah terjual sebanyak 1,7 unit, dan hal ini bisa dikatakan fenomenal.

20170119_171005

Toyota Innova bisa dikatakan lebih dari MPV karena Innova sudah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia.

New Venturer merupakan Grade tertinggi dari Innova, dan kata Venturer berasal dari kata Adventurer, New Venturer sendiri memiliki 15 item baru dengan 13 Local Parts, warna andalan New Venturer adalah merah yang memiliki makna berani.

Kehadiran produk New Venturer dan New Corolla Altis menandai komitmen Toyota terhadap semangat Let’s Go Beyond melalui pilar Beyond Product, yaitu selalu menghadirkan produk-produk baru dalam memenuhi ekspetasi pelanggan yang terus berkembang dinamis.

Berdasarkan data Auto2000, market MPV (medium) hingga November 2016, dari total market Jawa Barat sebesar 6.465 unit, Toyota Innova meraih penjualan 5.915 unit.

Dengan penjualan sebesar itu, Toyota Innova berhasil memimpin penjualan di kelasnya dengan pangsa pasar 91,5 persen.

Untuk segmen Sedan (Small Private) hingga November 2016, Toyota Corolla Altis berhasil meraih pangsa pasar sebesar 35,4 persen dari total market Jawa Barat sebesar 305 unit. (BRH / A1)

Comments are closed.