Pendaftar Program Sarjana Terapan Unpad Harus Ikut SBMPTN

unpad 1

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Tri Hanggono Achmad mengatakan, saat ini Unpad membuka pendaftaran program Sarjana Terapan (Diploma IV) dan Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU), namun mekanisme pendaftaran dua program tersebut tetap menggunakan hasil tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Hal ini ditegaskan Tri Hanggono saat Jumpa Pers Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Unpad, Selasa, (25/4/2017), di Ruang Executive Lounge Unpad Jalan Dipati Ukur Bandung, turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Dr. Arry Bainus, MA.

“Selain dibuka di Pangandaran, mulai tahun 2017, Unpad membuka penyelenggaraan program studi Keperawatan di Kabupaten Garut dan pada awal April 2017 MoU sudah ditandatangani,” kata Tri Hanggono di awal paparannya, “Sudah menjadi ketetapan, bagi mereka yang mendaftar program Sarjana Terapan dan Program Studi di luar Kampus Utama, syaratnya harus ikut atau pernah mengikuti tes SBMPTN,” tegasnya.

Lebih lanjut Tri Hanggono mengatakan,  pendaftaran mandiri hanya berlaku bagi pendaftaran program Sarjana Terapan dan PSDKU dengan terlebih dahulu mengikuti SBMPTN, “Hasil SBMPTN inilah yang akan digunakan untuk proses seleksi program Sarjana Terapan dan PSDKU,’ kata Tri Hanggono, “Dengan menekankan pada hasil SBMPTN, diharapkan terjaring calon mahasiswa yang berkualifikasi setara dengan program Sarjana Reguler,” tegasnya.

“Hingga tahun 2017 terdapat 6 prodi yang dibuka untuk program Sarjana Terapan,” kata Tri Hanggono, “Prodi tersebut adalah, Akuntansi Perpajakan dengan daya tampung 120 orang, Administrasi Pemerintahan 120 orang, Administrasi Publik 120 orang, Manajemen Produksi Media 120 orang, Bahasa dan Budaya Tiongkok 50 orang, serta Kebidanan 100 orang,” ujarnya.

unpad2

“Sedangkan untuk PSDKU di Pangandaran, dibuka prodi Ilmu Komunikasi 30 orang, Administrasi Bisnis 30 orang, Peternakan 30 orang, Perikanan 30 orang, dan Keperawatan 30 orang,” ungkap Tri Hanggono, “Untuk Prodi Keperawatan di Garut jumlah daya tampung yang dibuka 100 orang,” ujarnya.

Tri Hanggono mengatakan, secara akademis tidak ada seleksi lain yang dibebankan untuk program Sarjana Terapan dan PSDKU, “Namun khusus untuk prodi Kebidanan, ada seleksi tambahan yaitu, memiliki fisik yang sehat, batas tinggi badan, dan mengikuti wawancara khusus,” ungkapnya.

Terkait besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), Tri Hanggono mengatakan, untuk PSDKU di Pangandaran, sebanyak 50% dari jumlah daya tampung dialokasikan khusus untuk siswa asal Pangandaran, dengan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan Pemerintah Provinsi Jabar, “Sementara 50 persen daya tampung lainnya dibuka untuk mahasiswa seluruh Indonesia dengan ketetapan besaran UKT tertinggi atau on top,” kata Tri Hanggono, “Dengan biaya UKT tertinggi untuk mahasiswa non Pangandaran, diharapkan dapat berkontribusi meningkatkan wilayah Pangandaran,” pungkas Tri Hanggono.

Pendaftaran program Sarjana Terapan dibuka 18 April hingga 29 Juni 2017, sementara pendaftaran PSDKU di Pangandaran maupun di Garut dibuka pada 2 Mei hingga 30 Juni 2017, seluruh pendaftaran berbasis Online, dengan mengakses di laman: https://pendaftaran.unpad.ac.id/ , dan sebelum melakukan pendaftaran, pendaftar dipastikan telah mendaftar jalur SBMPTN, besaran tagihan untuk program Sarjana Terapan adalah sebesar Rp.350.000,  sedangkan PSDKU sebesar Rp.300.000. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.