FOREXimf.com Bahas Inflasi di Amerika Serikat dan Krisis di Qatar

Forex 2

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Head of Market Analyst & Education PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) Eko Trijuni, di sela-sela acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama FOREXimf.com dan Panti Asuhan Nurusyifa, Selasa, (13/6/2017), di Komplek Kopo Permai II Bandung, berkenan memberikan pandangannya tentang inflasi di Amerika  Serikat dan krisis di Qatar.

Turut hadir, Director of Sales Marketing PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) Bayu Sumahendra, dan Public Relations PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) Defiane Fondamika.

“Pada Kamis, (15/6/2017), pukul 01.00 WIB (dinihari), ada berita besar dari Amerika Serikat, yaitu Federal Reserve (The Fed) akan mengumumkan tingkat suku bunga Amerika Serikat yang diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 25 basis poin, yaitu dari 1 persen menjadi 1,25 persen,” kata Head of Market Analyst & Education PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) Eko Trijuni di awal paparannya.

“Beberapa alasan suku bunga Amerika Serikat naik yaitu, pertumbuhan data tenaga kerja AS stabil, tingkat pengangguran sejak tahun 2010 cenderung menurun, dan ada hubungannya dengan inflasi,” ungkap Eko, “Seperti kita ketahui harga logam mulia dunia cenderung naik, dan biasanya menjadi indikasi kenaikan inflasi, ditambah kebijakan Presiden AS Donald Trump melakukan pemotongan pajak dan pembangunan infrastruktur, maka diperkirakan akan menyebabkan inflasi semakin tinggi di AS, selain itu data tenaga kerja di sektor swasta Amerika Serikat di bulan Mei 2017 mengalami peningkatan yang signifikan,” tegas Eko.

Lebih lanjut Eko mengungkapkan, mengenai krisis di Qatar, bisa jadi mempengaruhi harga minyak dunia, “OPEC sepakat memangkas produksi minyak, tetapi tidak cukup membantu,” kata Eko, “Memang harga minyak dunia sempat naik, namun saat ini harga minyak dunia di bawah 50 dollar per barrel, artinya pemangkasan produksi OPEC tidak terlalu banyak membantu,” ujarnya.

“Arab Saudi berharap harga minyak dunia mencapai 60 dollar per barrel, dan hal ini belum tercapai,” ungkap Eko, “OPEC beberapa waktu lalu mengadakan pertemuan, dan sepakat untuk memperpanjang durasi pemangkasan produksi minyak,” kata Eko, “Tadinya rencana pemangkasan produksi minyak hanya sampai pertengahan 2017, namun akhirnya diperpanjang hingga Maret 2018,” ujarnya.

Eko mengatakan, saat ini Qatar sedang bermasalah dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir, “Negara-negara tersebut  memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar,” ungkapnya, “ Ada yang mengkhawatirkan walaupun Qatar bukan produsen minyak terbesar di Timur Tengah, yaitu krisis Qatar bisa dijadikan alasan bagi anggota OPEC untuk tidak terlalu mematuhi pemangkasan produksi minyak,” ungkap Eko.

Mengenai perkembangan FOREXimf.com, Eko mengungkapkan, FOREXimf.com Standby sejak pukul 8 pagi hingga pukul 10 malam, “Salah satu tugas kita adalah memantau pasar dan memberikan informasi sesegera mungkin begitu kita melihat ada peluang, baik untuk beli ataupun jual,” ungkap Eko, “Peluang tersebut kemudian kita sampaikan ke nasabah,” ujarnya.

“Ada kemungkinan nasabah yang tidak bisa memantau pasar dan tidak bisa memantau peluang terbantu informasi dari FOREXimf.com, sehingga ketika mereka mendapat banyak informasi, ada kemungkinan mereka lebih aktif ,” ujar Eko.

Lebih lanjut Eko mengungkapkan, sejak FOREXimf.com lebih aktif di media sosial dan dunia maya, nama FOREXimf.com semakin dikenal, “Indikasinya terlihat dari banyaknya komentar-komentar di Website kita dan di akun Media Sosial, selain itu kenalan dan relasi kita semakin banyak,” kata Eko.

Mengenai kerjasama Eko mengungkapkan, FOREXimf.com telah mengadakan kerjasama dengan komunitas-komunitas Trading di wilayah Cirebon dan Sidoarjo, “Di pertengahan Juli 2017 FOREXimf.com akan mengadakan Roadshow edukasi,” pungkas Eko.

Director of Sales Marketing PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) Bayu Sumahendra mengungkapkan, setelah Lebaran, rencananya FOREXimf.com akan mengadakan Launching produk baru yang diberi nama “Reveral Get Money”, “Gambarannya mungkin orang-orang sudah mengerti apa itu Multi Level Marketing (MLM) , tetapi di dunia Forex baru FOREXimf.com yang mengembangkan “Reveral Get Money”, dan sebenarnya hal itulah yang menyelesaikan masalah marketing,” tegas Bayu.

“Kita tidak menyebut produk yang akan kita Launching itu MLM, tetapi kita menyebutnya Multi Level Income, dan hal ini baru pertama kali dilakukan oleh FOREXimf.com, bahkan baru pertama kali di Indonesia,” ujarnya.

“Kita memikirkan hal tersebut karena banyak kendala, contohnya bila Sales ketemu orang maka orang tersebut wajib menjadi nasabah, padahal bisa saja orang tersebut tidak mau jadi nasabah tapi hanya mau menjadi marketing dan ketika menjadi marketing, maka FOREXimf.com akan memberikan bagian untuk orang tersebut,” pungkas Bayu. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.