LSM PMPR Indonesia Minta RK Tindak Tower Belum Berijin

IMG-20170607-WA0023

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemuda Mandiri Peduli Rakyat (PMPR) Indonesia Rohimat Joker menyatakan, pihaknya meminta Walikota Bandung Ridwan Kamil (RK) menindak Perusahaan TBG (Tower Bersama Group) yang mendirikan menara telekomunikasi (Tower) belum berijin di komplek yang terletak di Kelurahan Cipadung Kidul Kecamatan Panyileukan Kota Bandung.

Hal ini ditegaskan Rohimat, Selasa (6/6/2017), di Bandung, “Dengan ini LSM PMPR Indonesia mengajukan audiensi kepada Pemerintah Kota Bandung terkait adanya temuan pembangunan menara telekomunikasi (tower) yang sudah berdiri namun diduga belum berijin,” kata Rohimat.

Lebih lanjut Rohimat menegaskan, LSM PMPR Indonesia menemukan ada pembangunan menara telekomunikasi (Tower) milik perusahaan TBG (Tower Bersama Group) di salah satu komplek yang terletak di Kelurahan Cipadung Kidul Kecamatan Panyileukan Kota Bandung, dan diduga kuat belum memiliki ijin, “Kami meduga ada pembiaran dari pihak Pemerintah Kota Bandung,” tegas Rohimat.

“Pembangunan tower ilegal di Kelurahan Cipadung Kidul Kecamatan Panyileukan disinyalir diketahui sebelumnya oleh pemerintah di tingkat kelurahan, kecamatan dan dinas terkait,” ungkap Rohimat.

IMG-20170607-WA0024

“Kami meminta kepada Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk menindak tegas perusahaan-perusahaan nakal, karena jika dibiarkan akan berpotensi terjadi Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), Pungli serta Gratifikasi di lingkungan Pemkot Bandung,” tegas Rohimat, “Terutama yang bersentuhan langsung dengan pembangunan Tower tersebut,” ujarnya.

Rohimat mengatakan, audiensi yang diajukan LSM PMPR Indonesia diharapkan berlangsung, Kamis, 8 Juni 2017 di Kantor Walikota Bandung, “Kami ingin Pemkot Bandung tidak lemah dalam pengawasan dan pengendalian pembangunan menara telekomunikasi,” kata Rohimat, “LSM PMPR Indonesia melaksanakan yang menjadi bagian tugas kami sebagai sosial kontrol,” tegasnya.

“Kami berharap pada audiensi nanti ikut hadir dinas dan pejabat penerbit ijin/keterangan yang berhubungan dengan pembangunan menara telekomunikasi, seperti, pihak TBG dan sub kontraktor-nya, Lurah Cipadung Kidul, Camat Panyileukan dan Tim Saber Pungli,” pungkas Rohimat. (RLS /BRH)

Comments are closed.