Dewa Budjana dan Eva Celia Tampil di Road to TPJBF 2017

20170718_164539

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Musisi Jazz tanah air seperti Dewa Budjana Zentuary, Eva Celia, Trio Gitar (Aria Baron, Ginda Bestari, Robert MR), akan tampil di acara bertajuk, “Road to TPJBF 2017”, Jumat, (21/7/2017), di Suagi Ballroom The Papandayan Hotel jalan Gatot Subroto Bandung mulai pukul 19.30 WIB.

Hal ini terungkap saat Press Conference Road to TPJBF 2017, Selasa, (18/7/2017), di TP Stage The Papandayan Hotel, turut hadir Marketing Communication Manager The Papandayan Tyagita R Hermawan, Program Division TPJBF 2017 Angga Wardana, Musisi Harry Pochang, dan Gitaris Jazz Venche Manuhutu.

“Reservasi acara Road to TPJBF 2017 sudah dimulai sejak awal Juli 2017,” kata Marketing Communication Manager The Papandayan Tyagita R Hermawan di awal paparannya, “Di acara Road to TPJBF 2017, The Papandayan Hotel tidak menjual tiket pertunjukan, tetapi menjual Meal Voucher senilai Rp.150 ribu, dan Rp.350.000 untuk Dinner di Pago Restaurant, tetapi makanan tidak boleh dibawa ke dalam Suagi Ballroom,” ujarnya.

Lebih lanjut Tyagita mengatakan, di dalam Suagi Ballroom tidak ada istilah penonton Festival ataupun VIP, “Bila memungkinkan penonton bisa membeli Meal Voucher di tempat saat acara berlangsung, tetapi prinsipnya First in First Serve,” kata Tyagita.

“Selain itu di acara Road to TPJBF 2017 kami menawarkan Photo Contest untuk meng-Update kegiatan dengan hadiah Meet and Greet bersama Dewa Budjana dan Eva Celia, Voucher menginap, dan Voucher F&B,” kata Tyagita.

“Pastinya The Papandayan ingin merangkul semua kalangan, sehingga acara Road to TPJBF 2017 tidak Pure Jazz,” ungkap Tyagita.

“Untuk kenyamanan penonton Road to TPJBF 2017, The Papandayan Hotel hanya menyediakan seat 350 orang dari total kapasitas 450 orang,” pungkas Tyagita.

Gitaris Jazz Venche Manuhutu mengatakan, Road to TPJBF 2017 merupakan putaran terakhir menuju puncak acara Jazz di bulan Oktober 2017, “Nantinya di bulan Oktober 2017 kita akan menggelar acara Jazz selama 6 hari agar penikmat musik Jazz bisa mengapresiasi sepenuhnya,” kata Venche.

Mengenai Road to TPJBF 2017, Venche mengatakan, acara ini menampilkan tiga gitaris yang memiliki Passion berbeda, “Baron menyukai musik rock,
Ginda Bestari menyukai musik Blues, dan Robert MR menyukai musik Boston,” ungkapnya, “Hal ini menjadi menarik, karena mereka bermain bersama dan juga akan bermain sendiri-sendiri,” kata Venche, “Mereka nantinya akan terangsang dengan genre gitaris lain,” ujarnya.

“Selain itu akan ada musisi Jazz Eva Celia yang sudah tentu DNA nya turun dari sang Ayah Indra Lesmana,” kata Venche.

“Yang menarik yaitu tampilnya Dewa Budjana Zentuary dengan konsep terakhirnya,” ungkap Venche, “Dewa Budjana Zentuary akan menampilkan keahlian yang sudah di atas teknik dan musik yang sudah ada dan musiknya sudah lebih ke spiritual,” pungkas Venche.

Musisi Harry Pochang mengatakan, musik Dewa Budjana Zentuary merupakan pencapaian musik yang beyond technic, “Ramuan musik Dewa Budjana sudah beda, musiknya bisa dibilang World Music, Jazz, atau Music Ethnic,” ujarnya, “Pastinya musik Dewa Budjana adalah musik dengan gizi tinggi,” tegasnya.

“Selain musik, Road to TPJBF 2017 di The Papandayan Hotel akan menghadirkan klinik musik bagi mereka yang sedang mendalami musik jazz, dan mereka bisa mendalami bersama Dewa Budjana,” ungkap Harry Pochang.

“Ada juga Guitar Expo yang akan memamerkan Guitar merek Gibson terutama yang Vintage,” kata Harry Pochang, “Nanti pengunjung dapat melihat 15 gitar yang diantaranya gitar milik Charlie Christian yang hanya ada beberapa di seluruh dunia,” ujarnya.

20170718_161540

Program Division TPJBF 2017 Angga Wardana mengatakan, dirinya bergabung di TPJBF sudah untuk yang kedua kalinya, “Sebelumnya saya adalah Program Division di Java jazz,” kata Angga.

“Acara TPJBF 2017 harus diapresiasi, karena merupakan festival jazz week yang baru pertama kali diadakan di Indonesia,” tegas Angga.

Lebih lanjut Angga mengatakan, TPJBF 2017 banyak melibatkan musisi muda dengan talenta yang luar biasa, “Kita ingin TPJBF 2017 menjadi tempat kolaborasi musisi senior dan muda terbaik di Indonesia,” pungkas Angga.

Berikut sekilas tentang musisi Jazz yang tampil di Road to TPJBF 2017:

Dewa Budjana memiliki kiprah yang panjang di musik jazz, ia merupakan salah satu murid legenda jazz Jack Lesmana.

Dewa Budjana merilis karya kesepuluhnya yaitu album Zentuary di bulan Oktober 2016.

Zentuary akan membawa penikmat musik ke dalam pengalaman mendengarkan Jazz yang lebih panjang durasinya, serta digarap dengan mengedepankan sentuhan internasional.

Eva Celia yang lahir dikeluarga musisi jazz mengaku sudah menjadikan aliran musik Jazz sebagai sesuatu yang tak bisa dihilangkan dari kehidupannya.

Bahkan putri Indra Lesmana ini aktif mengkampanyekan generasi muda untuk mencintai musik Jazz melalui berbagai penampilannya.

Eva Celia juga sudah memiliki album berjudul And So It Begins yang didukung oleh Indra Lesmana.

Aria Baron dikenal sebagai salah satu pemain gitar yang sangat memperhatikan detail dalam penggarapan sound.

Ginda Bestari memiliki gaya yang lebih smooth, soulfull dan sophisticated dalam permainan gitarnya.

Robert MR gitaris asal Jakarta sudah banyak berkolaborasi dengan musisi Jazz kawakan Indonesia bahkan internasional.

Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat di website, www.tpjazzbandung.com @tpjazz (twitter), TP Jazz Bandung (Facebook), atau telepon di 022-7310799 atau Whatsapp: 082215171928. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.