Dewa Budjana Zentuary Sedot Energi Penonton Road to TPJBF 2017

Dewa BudjanaARCOM.CO.ID ,Bandung. Dewa Budjana Zentuary mampu menyedot energi ratusan penonton dan penikmat musik Jazz yang hadir di acara Road to The Papandayan Jazz Bandung Festival (TPJBF) 2017, Jumat malam, (21/7/2017), di Suagi Ballroom The Papandayan Hotel jalan Gatot Subroto Bandung.

Dewa Budjana yang tampil diiringi, Saat Syah (suling bambu flute), Irsa Destiwi (piano), Marthin Siahaan (piano), Shadu Rasjidi (bas), Rega Dauna (harmonika), dan Echa Soemantri (drum), tampil memukau dengan teknik tinggi namun terlihat santai.

Beberapa lagu dari album Zentuary yang merupakan album kesepuluh Dewa Budjana dihadirkan dengan menawan dan mampu membuat para penonton Road to The Papandayan Jazz Bandung Festival (TPJBF) 2017 terpukau.

BaronLagu-lagu instrumen seperti ,“Solas PM”, “Lake Takengon”, “Manhattan Temple”, dan “Zentuary”, yang dibawakan Dewa Budjana Zentuary mampu membuat penonton berdecak kagum, dan menggelengkan kepala melihat skill Dewa Budjana dan para pengiringnya yang kebanyakan anak-anak muda bertalenta luar biasa.

Penampilan Dewa Budjana Zentuary merupakan klimaks acara acara Road to The Papandayan Jazz Bandung Festival (TPJBF) 2017, walaupun setelah penampilan Dewa Budjana masih ada Eva Celia yang tampil membawakan lagu-lagunya dari album “And So It Begins”, tetapi sepertinya energi penonton sudah tersedot dan terkuras habis melihat penampilan Dewa Budjana Zentuary.

Namun penampilan Eva Celia yang merupakan anak kandung pentolan Jazz Indra Lesmana masih mampu membuat penonton Road to The Papandayan Jazz Bandung Festival (TPJBF) 2017 tidak beranjak dari tempat duduknya, walaupun waktu di Suagi Ballroom The Papandayan Hotel sudah menunjukan pukul 23.00 WIB.

GibsonRoad to The Papandayan Jazz Bandung Festival (TPJBF) 2017 di The Papandayan Hotel selain menghadirkan Dewa Budjana Zentuary dan Eva Celia, juga menghadirkan Trio Gitar (Aria Baron, Ginda Bestari, Robert MR).

Road to The Papandayan Jazz Bandung Festival (TPJBF) 2017 juga memanjakan para penikmat Jazz dengan diadakannya Jazz Clinic, dan pameran 14 gitar Gibson langka milik kolektor gitar Rainer Bangsawan. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.