Rektor UPI: Kontes Robot Indonesia Tingkatkan Produk Kreatif

UPI Kontes RobotARCOM.CO.ID ,Bandung. Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. R. Asep Kadarohman, M.Si., menegaskan, kegiatan Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional mempunyai dampak positif di dalam meningkatkan produk-produk kreatif, karena alumni-alumni Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia yang mengikuti KRI sudah mampu memproduksi robot-robot, bahkan telah dipasarkan kepada masyarakat.

Hal ini ditegaskan Asep Kadarohman di sela-sela pembukaan Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2017, Sabtu, (8/7/2017), di Gymnasium UPI jalan Dr.Setiabudhi No.229 Bandung.

Mengenai ditunjuknya Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi tuan rumah Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2017, Asep Kadarohman mengatakan, proses UPI ditunjuk menjadi tuan rumah KRI Tingkat Nasional 2017 tidaklah mudah, “UPI memulai dari pengalaman tahun kemarin, karena tahun 2016 yang lalu UPI ditunjuk oleh Kemenristek Dikti untuk menyelenggarakan KRI tingkat regional, dan akhirnya kepercayaan dari Kemenristek Dikti meningkat sehingga tahun 2017 UPI dipercaya menyelenggarakan Kontes Robot Indonesia Tingkat Nasional 2017,” ujarnya.

Mengenai peluang Tim Robot UPI menjuarai Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2017, Asep Kadarohman mengatakan, UPI tidak akan bertanding bila tidak optomis menang, “Tapi yang menentukan menang dan tidak adalah yang Di Atas,” kata Asep Kadarohman, “Selain itu masih banyak faktor untuk menjadi pemenang KRI Tingkat Nasional 2017, yaitu teknologi, spare part, dan kematangan psikologi  pemainnya sendiri,” ujarnya, “Tim robot UPI sudah maksimal, namun juara dan tidak tetap yang menentukan yang Di Atas,” pungkas Asep Kadarohman.

UPI Kontes Robot 2Penyelenggaraan Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2017 dimulai Sabtu-Minngu, (8-9/7/2017), di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), peserta yang mengikuti KRI Tingkat Nasional 2017 sebanyak 93 tim dari 48 Perguruan Tinggi yang terbagi menjadi Divisi Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) sebanyak 24 tim, Divisi Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Berkaki sebanyak 21 tim, Divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid sebanyak 8 tim, Divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda sebanyak 24 tim, dan Divisi Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) sebanyak 16 tim.

Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2017 akan dinilai oleh Dewan Juri tingkat nasional, diantaranya, Wahidin Wahab (Universitas Indonesia), Endra Pitowarso (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Heru Santoso (UGM), Gigih Prabowo (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Mauridhi Hery Purnomo (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Benyamin Kusumoputro (Universitas Indonesia), Eril Mozef (Politeknik Negeri Bandung), Djoko Purwanto (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Indrawanto (Institut Teknologi Bandung), dan Kusprasapta Mutijarsa (Institut Teknologi Bandung).

Tujuan Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2017 adalah untuk menumbuhkembangkan dan meningkatkan kreativitas mahasiswa, mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi, meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam pengembangan bidang teknologi robotika, dan membudayakan iklim kompetisi di lingkungan perguruan tinggi.

Indonesia sendiri akan mengikuti Kontes Robot  ABU Robocon yang berlangsung (26-28/8/2017), di OTA Gymnascium Center Tokyo Jepang, Event tersebut diikuti 20 tim robot dari berbagai negara termasuk Indonesia.

Delegasi Indonesia akan diwakili juara pertama kontes KRAI 2017, dan pemenang tim KRPAI tingkat nasional akan dikirim sebagai delegasi Indonesia pada kontes sejenis di Trinity College Hardfort Connecticut Amerika Serikat. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.