Saca Suhendi: KNPI Jabar versi Siti Aisyah Tidak Berhak Terima Hibah 4 Miliar

Saca SuhendiARCOM.CO.ID ,Bandung. Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat Saca Suhendi menegaskan, KNPI Jawa Barat siap menerima dana hibah senilai Rp. 4 miliar yang sebelumnya telah ditandatangani di Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) atas perjanjian Ketua KNPI Jawa Barat dengan Kadispora Jawa Barat, dan akhirnya dana tersebut keluar dan diterbitkan di Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL).

Hal ini ditegaskan Ketua KNPI Jabar Saca Suhendi saat Jumpa Pers terkait dana hibah KNPI Jabar, Minggu, (9/7/2017), di Sekretariat DPD KNPI Jawa Barat jalan Soekarno Hatta Bandung.

“Di Jawa Barat tidak ada dualisme KNPI,” tegas Saca di awal paparannya, “KNPI Jabar lahir tahun 1973 berdasarkan SK Menkumham dan SK Mendagri,” tegasnya, “Saya sendiri memimpin KNPI Jawa Barat berdasarkan Musda di Lembang 2014 dengan 133 suara,” ujarnya.

Saca 2Terkait kemunculan KNPI Jawa Barat versi Siti Aisyah disaat diterbitkannya dana hibah senilai Rp.4 miliar, Saca menjelaskan, selama 3 bulan ke belakang KNPI Jabar tidak ada masalah, namun tiba-tiba ada organisasi lain yang membawa-bawa nama KNPI Jabar pimpinan Siti Aisyah, “Ketika KNPI Jabar yang legitimate/sah  hendak melaporkan pencairan dana hibah, di tengah perjalanan ada kertas, yaitu KNPI versi Kongres Luar Biasa (KLB) dengan pimpinan Siti Aisyah,” ungkap Saca, “Memang KNPI versi Siti Aisyah pernah mengajukan dana hibah, tetapi sudah melewati batas anggaran tahun 2017 disebabkan diajukannya di tahun 2017, sedangkan KNPI Jabar pimpinan Saca Suhendi mengajukan dana hibah di tahun 2016,” tegasnya, “Jadi KNPI Jabar versi Siti Aisyah melakukan pelanggaran hukum,” kata Saca.

Lebih lanjut Saca mengatakan, hingga saat ini KNPI Jawa Barat yang ia pimpin solid, sehingga tidak ada dualisme kepengurusan, “Sebanyak 106 Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) masih berhimpun di KNPI saya,” tegas Saca, “Tetapi KNPI Jabar versi Siti Aisyah ngotot dirinya adalah Ketua KNPI Jabar, sehingga menggerogoti dan memecah belah KNPI saya,” ungkap Saca, “Maka KNPI Jabar versi Siti Aisyah tidak berhak menerima dana hibah sebesar Rp. 4 miliar, bila Siti Aisyah menerimanya , maka kita proses secara hukum,” tegas Saca.

Di akhir paparannya, Ketua KNPI Jawa Barat Saca Suhendi mengungkapkan bila pihaknya menerima dana hibah Rp. 4 miliar,  maka akan dipergunakan untuk gaji karyawan KNPI, kegiatan 56 komisi, dana operasional pimpinan dan kegiatan KNPI Jabar, pembinaan OKP se-Jawa Barat, anggaran makan minum (mamin), Rakerda, Rapimda, Musda, dan kegiatan wirausaha. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.