Universitas Pendidikan Indonesia Gelar Kontes Robot Indonesia Tingkat Nasional

UPI 1ARCOM.CO.ID ,Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) akan menggelar Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2017 mulai Kamis, (6/7/2017) hingga Minggu, (9/7/2017), bertempat di Ballroom Isola Resort dan Gymnasium UPI jalan Dr.Setiabudhi No.229 Bandung.

Hal ini terungkap saat Press Conference Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2017, Rabu, (5/7/2017), di Lantai 3 Gedung UC Kampus UPI, turut hadir Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. R. Asep Kadarohman, M.Si., Kasie Kreativitas Belmawa Kemenristek dan Dikti Yudi Haryanto, dan Dekan FPTK UPI Prof. Dr. M. Syaom Barliana, M.Pd., M.T.

“Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional diadakan Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kemenristek dan Dikti setiap tahun, dan KRI merupakan agenda tahunan,” kata Kasie Kreativitas Belmawa Kemenristek dan Dikti Yudi Haryanto di awal paparannya.

“KRI 2017 diselenggarakan dalam 4 wilayah tingkat Regional, Regional 1 meliputi wilayah Sumatera dan sekitarnya, wilayah 2 meliputi wilayah Jawa bagian Barat, sebagian Kalimantan, dan Sulawesi, Regional 3 meliputi wilayah Jawa bagian Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan, dan Regional 4 meliputi wilayah Jawa bagian Timur, Bali, NTB, NTT, wilayah Maluku dan wilayah Papua,” ungkap Yudi.

Lebih lanjut Yudi mengatakan, pemenang KRI 2017 tingkat regional akan mendapat tiket bertanding ke tingkat nasional, dan pemenang tingkat nasional akan mendapat Reward bertanding ke luar negeri, “Nantinya Pemenang KRI 2017 tingkat nasional akan bertanding di Nagoya Jepang pada Agustus 2017, dan semoga tim Robot Indonesia menjadi juara,” ungkap Yudi.

“Tahun kemarin tim robot dari Indonesia ketika bertanding di Amerika menyabet 8 medali emas dan menjadi juara umum, ketika itu yang menonjol adalah robot pemadam api,” kata Yudi, “Pastinya investasi termahal adalah robot Soccer Humanoid, karena harganya sama dengan satu buah mobil Innova,” ungkapnya.

UPI 2“Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) selalu memberikan dana bagi setiap tim robot, namun bila ada kekurangan dana terpaksa pihak UPI menutupi kekurangannya, karena anggaran pemerintah bila sudah diberikan kita tidak boleh meminta lagi,” ungkap Yudi.

“Pastinya dengan adanya Kontes Robot Indonesia (KRI), tawuran antar mahasiswa menjadi sedikit karena mahasiswa banyak di laboratorium untuk membuat robot, sehingga energinya tercurahkan di laboratorium dan bukan nongkrong-nongkrong tidak jelas,” pungkasnya.

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. R. Asep Kadarohman, M.Si., mengatakan, pihaknya menyambut baik penyelenggaraan Kontes Robot Indonesia (KRI) 2017 di kampus UPI, “Pelaksanaan KRI 2017 yang berlangsung di Gymnasium akan diikuti 290 peserta dan 93 orang pembimbing,” ungkap Rektor, “Apabila tim robot UPI mampu menjuarai KRI 2017, pastinya pihak kampus akan memberikan apresiasi salah satunya pemberian beasiswa,” tegasnya.

Kontes Robot Indonesia (KRI) merupakan kegiatan kontes bidang robotika yang dapat diikuti tim mahasiswa dari institusi atau Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang terdaftar di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Tujuan kontes ini adalah untuk menumbuhkembangkan dan meningkatkan kreativitas mahasiswa, mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi, meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam pengembangan bidang teknologi robotika, dan membudayakan iklim kompetisi di lingkungan perguruan tinggi.

Kontes Robot Indonesia (KRI) akan menampilkan lima divisi kontes yaitu, Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) dengan tema “Lempar Cakram”, Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Berkaki dengan tema “Robot Cerdas Pemadam Api”, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda dengan tema “Sepak Bola Robot Menuju Liga Sepak Bola Robot Tahun 2050, dan Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) dengan tema “Robot Penari Gending Sriwijaya”.

Rangkaian kegiatan KRI 2017 di Kampus UPI akan diawali kegiatan simposium pada Kamis, (6/7/2017), di Ballroom Isola Resort dengan tema, “The Indonesian Symposium on Robotic System and Control (ISRSC) 2017”, dan pembukaan KRI 2017 berlangsung, Sabtu pagi, (8/7/2017), di Gymnasium UPI dan rencananya akan dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.