BCCF Kerjasama Dengan British Council dan Kota di Skotlandia

IMG-20170801-WA0013

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Ketua Bandung Creative City Forum (BCCF) Fiki Satari yang juga Bakal Calon Walikota Bandung periode 2018-2023 menghadiri penandatanganan Surat Kesepakatan Kerja Sama (Letter of Intent/LoI) antara BCCF dengan British Council dan kota-kota yang ada di Skotlandia.

Penandatanganan Letter of Intent bersamaan dengan diluncurkannya Bandung Planning Gallery oleh Pemerintah Kota Bandung, Selasa, (1/8/2017), di jalan Aceh No.51 Bandung.

Turut hadir Walikota Bandung Ridwan Kamil, Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto, Director of British Council Indonesia Paul Smith, Director of Arts British Council Indonesia Adam Pushkin, dan Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Bandung Tita Larasati.

“Kolaborasi antar pelaku ekonomi kreatif lintas bangsa dan didukung oleh pemerintah yang visioner, ke depannya akan makin memperkaya peluang inisiatif warga dan komunitas dalam mengatasi beragam permasalahan skala lokal secara mandiri,” kata Ketua Bandung Creative City Forum (BCCF) Fiki Satari di awal paparannya.

“Inilah yang menjadi argumen utama yang membawa Kota Bandung masuk ke dalam jejaring UCCN, yaitu inisiatif dan keberanian warga dan komunitasnya untuk membuat berbagai prototype solusi bagi berbagai permasalahan kota,” pungkas Fiki Satari yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Manajemen Dossier Kota Bandung untuk UCCN.

Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, kerja sama lintas budaya seperti penandatanganan Letter of Intent antara BCCF dengan British Council dan kota-kota yang ada di Skotlandia penting.

“Karena kita dapat saling mempelajari bagaimana sebuah bangsa dari konteks budaya yang berbeda dapat merespon isu-isu tertentu melalui kreativitas yang beragam,” kata Ridwan Kamil yang pada tahun 2006 pernah menjadi juara Indonesia Young Design Entrepreneur of The Year yang diselenggarakan oleh British Council.

Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Bandung Tita Larasati mengungkapkan, setiap kota anggota UNESCO Creative Cities Network/UCCN ditantang untuk dapat memanfaatkan potensi kreatif masing-masing dalam jejaring dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan.

Lebih lanjut Tita yang bertugas mengawal komitmen Kota Bandung terhadap UCCN mengatakan, penandatanganan Letter of Intent antara BCCF dengan British Council dan kota-kota yang ada di Skotlandia menjadi penting dikarenakan sebagai salah satu pembuka jalur kolaborasi yang lebih luas.

“Karena Skotlandia memiliki tiga kota anggota UCCN, yaitu Glasgow Kota Musik, Edinburgh Kota Literatur, dan Dundee Kota Desain,” pungkas Tita.

Kerja sama dengan pihak Inggris bukanlah hal yang baru, karena kolaborasi telah kerap terjadi terutama di bidang ekonomi dan industri kreatif, seperti diselenggarakannya pameran dan workshop Sustainable Design dan pertemuan Creative Catalyst British Council di Helarfest 2008, hingga pelaksanaan program Digital Weekend, acara UK/ID, dan program artist/designer residency di Bandung pada tahun 2015.

Penandatanganan Letter of Intent antara BCCF dengan British Council dan kota-kota yang ada di Skotlandia menjadi sebuah pijakan yang menandai komitmen terwujudnya lanjutan berbagai program kerja sama nyata baik yang telah terjadi, maupun yang direncanakan di tahun-tahun mendatang, antara komunitas dan pelaku ekonomi/industri kreatif di Bandung, dengan rekanan mereka di Inggris pada umumnya, dan Skotlandia pada khususnya.

Kerja sama dalam bidang kreatif juga menjadi nilai tambah bagi Bandung dalam posisinya sebagai UNESCO City of Design.
Letter of Intent antara British Council dan Kota-kota di Skotlandia dengan BCCF memuat komitmen masing-masing pihak untuk membangun kolaborasi dalam bidang industri kreatif terutama yang terkait dengan Desain, Kota Kreatif, Teknologi Kreatif, Wirausaha Kreatif, dan Simpul Kreatif.

Letter of Intent ditandatangani oleh Director of British Council Indonesia Paul Smith dan Ketua BCCF Fiki Satari. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.