Menkominfo Rudiantara Buka World Stamp Exhibition 2017 di Bandung

20170803_114659

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara secara resmi membuka World Stamp Exhibition 2017 (Pameran Filateli Dunia), Kamis, (3/8/2017), di Trans Convention Center jalan Gatot Subroto Bandung.

Turut hadir, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Walikota Bandung Ridwan Kamil, dan Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia R. Soeyono.

“Hobi filateli saat ini bernilai investasi, karena benda-benda filateli seperti perangko ada yang memiliki nilai sejarah dan diburu para kolektor,” kata Menkominfo Rudiantara saat diwawancara para awak media, “Bahkan ada perangko dari Indonesia yang bernilai hingga Rp.20 miliar,” tegasnya.

“Saya mengajak generasi muda untuk berinvestasi melalui filateli,” kata Rudiantara, “Filateli menguntungkan, karena investasi Returnnya bisa lima hingga sepuluh persen dalam US Dollar, hal ini lebih baik daripada uang kita didepositokan di Bank,” ujarnya.

Lebih lanjut Rudiantara mengatakan, filateli memiliki berbagai dimensi mulai dari diplomasi hingga pendidikan.

Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia R. Soeyono mengatakan, pameran filateli skala dunia yang digelar di kota Bandung diharapkan dapat lebih mempopulerkan hobi filateli di kalangan anak muda, “Namun ukuran dari keberhasilan pameran ini adalah banyaknya transaksi,” pungkasnya.

Pameran Filateli Internasional Bandung 2017 bertema, “Jembatan Menuju Dunia yang Damai Melalui Perangko”, diikuti 60 negara peserta FIP (Federation Internationale de Philatelie) dan memamerkan 455 exhibits bahan pameran yang dipajang pada 1937 frames.

World Stamp Exhibition 2017 atau Pameran Filateli Dunia, diselenggarakan sejak tanggal 3 hingga 7 Agustus 2017, pameran ini diikuti 370 kolekter perangko.

Tema yang terdapat di pameran ini adalah, Traditionalstory, Postal Stationery, Aerophilately, Thematic, Youth, One Frame Exhibit, Modern dan Literature. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.