Sri Puguh Budi Utami: 19 Sipir Lakukan Pelanggaran Terkait Pungli dan Narkoba

KemenkumhamARCOM.CO.ID ,Bandung. Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami menegaskan, hingga saat ini Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) banyak menemukan Handphone, pungutan liar dan narkoba (Halinar) di Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di seluruh Indonesia.

“Terkait temuan tersebut, Kementerian Hukum dan HAM telah memeriksa sebanyak 19 oknum Sipir di seluruh Indonesia yang diduga telah melakukan pelanggaran,” tegas Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami, Selasa, (15/8/2017), di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat jalan Jakarta kota Bandung, “Sedangkan di Jawa Barat Kementerian Hukum dan HAM telah memeriksa enam orang sipir terkait temuan Handphone, pungutan liar dan narkoba di Rutan dan Lapas,” ujarnya.

Lebih lanjut Sri Puguh mengatakan, menurut pengamatannya Jawa Barat memiliki semangat tinggi dalam mewujudkan Zero Handphone, pungutan liar dan narkoba (Halinar),” Namun hal ini bukanlah pekerjaan yang mudah, karena dibutuhkan kerja keras, dan komitmen di internal Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat,” tegasnya.

Kemenkumham 2“Bila terbukti bersalah, kami akan melakukan pemecatan tidak hormat kepada petugas yang melakukan pelanggaran terkait  Halinar di Rutan dan Lapas,”  pungkas Sri Puguh.

Kehadiran Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat adalah merespon langkah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang melakukan langkah-langkah percepatan dalam pemberantasan Handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar) dengan cara melakukan pendampingan dan penguatan terhadap wilayah yang termasuk zona rawan.

Di tempat yang sama, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Molyanto mengatakan, bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI yang ke-72 yang jatuh pada 17 Agustus 2017, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akan menjadi Inspektur Upacara di Lapas Kebonwaru Bandung, “Gubernur akan menyerahkan remisi dan memberikan sumbangan uang bagi 427 warga binaan yang bebas,” ungkapnya, “Warga binaan yang bebas dan mendapat remisi di seluruh Jawa Barat termasuk Tipikor ada sekitar 12.000 warga binaan,” pungkas Molyanto. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.