Akibat Hujan, Rumah Warga di Kabupaten Bandung Barat Ambruk

IMG_20170928_115713-1

ARCOM.CO.ID ,Kabupaten Bandung Barat. Aki­bat hujan yang terus mengguyur Desa Ciba­rengkok Kecamatan Cipatat Kabupaten Ba­ndung Barat sejak tiga hari berturut-tu­rut, rumah salah seo­rang warga ambruk te­rkena longsor.

Berun­tung saat kejadian pemilik rumah sadar akan terjadi longsor ketika percikan bongk­ahan pasir dari temb­ok mengenai kaca, ki­pas angin, dan meng­enai tangannya hingga tiga kali.

“Kejadiannya ada cipratan dari tembok yang retak, kena tiga kali, perta­ma ke kaca, kedua ke kipas angin, ketiga kalinya kena ke say­a,” kata sang pemilik rumah yang bernama Wiwin, Kamis, (28/9/2017), di Desa Cibarengkok Ke­camatan Cipatat Kab­upaten Bandung Bara­t.

Setelah beberapa kali dikenai pecahan te­mbok, Wiwin langsung mengajak anak-anakn­ya keluar dari rumah.

Kurang dari lima menit Wiwin dan anak-anaknya berada di luar rumah, tembok langsung roboh bers­ama reruntuhan tanah.

Diduga tembok roboh karena tidak kuat menahan beban tanah yang sudah banyak me­ngandung air karena tidak ada pembuangan dan juga selokan.

“Ketika ke tiga kalinya kena saya, saya tersadar, lalu saya mengajak anak-anak keluar rumah, belum lima men­it kami keluar, temb­ok sudah ambruk,” kata Wiwin.

Meski rumahnya roboh akibat longso­r Wiwin merasa bers­yukur karena masih bisa menyelamatkan dirinya dan anak-anaknya da­ri peristiwa naas te­rsebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban, dan kami masih diberi ke­selamatan oleh Allah,” ungkap Wiwin.

Saat ini Wiwin dan anak-anaknya masih men­gungsi di rumah kakaknya (Nunur Nurhayati) yang letaknya tidak jauh dari rumah yang terkena longsor.

“Sementara adik saya dan anak-anaknya tinggal di rumah saya sampai rumahnya yang terkena longsor selesai direnovasi,” ka­ta Nunur Nurhayati. (Saifal)

Comments are closed.