Isu Penangkapan Oleh Polisi Warnai HUT Ke-29 Bikers Brotherhood di GBLA

BBMC1ARCOM.CO.ID , Bandung. El Presidente Bikers Brotherhood Mother Chapter (BBMC) Pegi Diar mengungkapkan, perayaan HUT Ke-29 Bikers Brotherhood Mother Chapter (BBMC) yang akan dilangsungkan 30 September-1 Oktober 2017 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Bandung diwarnai isu tak sedap penangkapan motor-motor anggota BBMC oleh pihak kepolisian apabila motor tersebut kedapatan menggunakan STNK palsu.

Hal tersebut diungkapkan Pegi Diar saat Press Conference Bikers Brotherhood Mother Chapter (BBMC), Sabtu, (16/9/2017),  di Studio Kamones jalan Cigadung Raya Barat Bandung, turut hadir jajaran pengurus BBMC.

“Saat ini pihak kepolisian sering menggelar razia motor besar yang menggunakan STNK palsu,” kata Pegi Diar di awal paparannya, “STNK palsu motor besar tersebut dibuat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” tegasnya.

“Akibat kejadian ini, ada isu yang mengatakan pihak kepolisian akan menangkap motor-motor besar ber-STNK palsu, (30/9-1/10/2017), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage tempat diadakannya HUT Bikers Brotherhood ke-29,” ungkap Pegi Diar.

BBMC 3“Dengan kejadian ini kami dari Bikers Brotherhood Mother Chapter (BBMC) mengambil sikap dan menghimbau agar anggota BBMC jangan tergiur pembuatan STNK motor besar palsu,” tegas Pegi Diar, “Bikers Brotherhood sangat menghormati pihak kepolisian yang mengusut kasus ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Pegi Diar menceritakan kejadian lucu saat Polisi merazia motor tua buatan tahun 1940 yang tidak memiliki STNK, “Bagaimana motor tua buatan tahun 1940 ada STNK-nya, di tahun 1940 Indonesia belum merdeka dan Polri belum ada waktu itu,” ujarnya, “Pada akhirnya Polisi yang akan merazia malah Selfie dengan motor tua dan pemiliknya,” kata Pegi Diar sambil tertawa.

Mengenai sepak terjang Bikers Brotherhood Mother Chapter (BBMC), Pegi Diar mengatakan, tidak terasa BBMC sudah berdiri sejak tahun 1988, “Sudah 29 tahun anggota BBMC mengalami suka duka bersama,” ujarnya.

Mengenai HUT Bikers Brotherhood Mother Chapter (BBMC) ke-29, Pegi Diar mengungkapkan, tema besar yang akan diangkat adalah “The Sacred Five” yaitu lima asas BBMC, “Brotherhood, Loyal, Respect, Honor, dan Pride”, “Tema tersebut kita kunci di hari Kesaktian Pancasila, karena isi The Sacred Five tidak jauh berbeda dengan Pancasila,” ujarnya.

BBMC 2Mengenai lokasi HUT BBMC, Pegi Diar mengatakan, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage di Bandung Timur dipilih karena BBMC ingin melakukan terobosan, “Biasanya BBMC mengadakan perayaan di kota, sekarang ingin jauh dari kota agar tidak macet,” ungkapnya, “GBLA jauh dari perumahan dan jalur jalannya besar sehingga pengunjung yang datang tidak terhambat kemacetan,” ujarnya, “Pengunjung yang mengendarai motor ke arah GBLA akan terpuaskan,” tegasnya.

Mengenai kegiatan HUT ke-29 BBMC, Pegi Diar mengatakan, pihaknya di tanggal 1 Oktober 2017 pukul 09.00 akan mengadakan upacara bendera peringatan hari Kesaktian Pancasila di stadion GBLA, “BBMC juga akan mengundang para veteran perang yang tergabung dalam LVRI,” ujarnya.

Di akhir paparannya Pegi Diar mengungkapkan, pihak BBMC akan memberikan Door Prize sepeda motor Royal Enfield tipe Bullet 350 cc bagi masyarakat yang hadir di HUT BBMC, (30/9-1/10/2017), di GBLA, masyarakat yang ingin mendapatkan motor tersebut cukup membeli T-shirt/Merchandise BBMC seharga Rp.250.000 dan akan mendapatkan kupon Door Prize, selain itu BBMC akan melelang barang limited berfalsafah tinggi bagi anggotanya yaitu pisau Bowie “The Sacred Five”.

Sederet acara sudah dipersiapkan BBMC di GBLA, diantaranya, Night Drag Race, Bike Freetyle, Extreme Custom Motorcycle Exhibition, Stage Entertainment, dan Street Market Exhibition, ajang The Sacred Five akan menjadi parade aneka macam motor klasik berbagai gaya hasil restorasi dan modifikasi. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.