Masukan Presiden RI Sejalan Dengan Rencana Unpad

2897a310fa1f6a9ff6faa1840a1f0382-1-1

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo memberi masukan kepada pihak Universitas Padjadjaran (Unpad) agar mengembangkan kajian media sosial dengan membuka jurusan yang berkaitan dengan media sosial.

Hal ini ditegaskan Joko Widodo saat memberikan orasi ilmiah pada Dies Natalis ke-60 Universitas Padjadjaran, Senin, (11/9/2017), di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad jalan Dipati Ukur Bandung, turut hadir Rektor Universitas Padjadjaran Tri Hanggono Achmad.

Joko Widodo mengungkapkan, saat ini media sosial berpengaruh sangat besar, karena terbukti dapat mengubah situasi politik di beberapa negara, “Di Indonesia terdapat 144 juta pengguna internet,” ujarnya.

Lebih lanjut Joko Widodo mengatakan, penggunaan media sosial harus diatur dengan baik, “Jika tidak diatur, berpotensi saling hujat, dan melahirkan berita bohong,” tegasnya.

Screenshot_2017-09-11-16-04-19-1-1

Joko Widodo berpesan kepada perguruan tinggi termasuk Unpad agar kajian media sosial dikembangkan, “Nantinya akan lahir sumber daya manusia yang memahami kajian media sosial dan tidak menggunakannya untuk hal negatif,” tegasnya.

Joko Widodo menyoroti universitas yang fakultas sosialnya didominasi jurusan Sosiologi, Administrasi Negara, dan Hubungan Internasional, tetapi tidak ada jurusan yang berkaitan dengan media sosial, “Media Sosial terus berkembang dan sedang kita alami,” ujarnya.

Di akhir paparannya Joko Widodo berpesan agar perguruan tinggi berani berubah, “Perubahan pasti terjadi, maka perguruan tinggi harus terus melahirkan inovasi pendidikan,” tegasnya, “Namun sumber daya manusia-nya juga harus disiapkan untuk masa depan bangsa,” pungkas Joko Widodo.

Rektor Universitas Padjadjaran Tri Hanggono Achmad mengapresiasi masukan Presiden RI Joko Widodo terkait pengembangan kajian media sosial, “Masukan Presiden Joko Widodo sejalan dengan Universitas Padjadjaran yang akan membuka program studi teknologi media dan ekonomi digital di tahun 2018,” pungkasnya. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.