Film Merah Putih Memanggil Digemari Anak Muda

Foto by Teguh

Foto by Teguh

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Film Merah Putih Memanggil garapan sutradara Mirwan Suwarso dan penulis cerita TB Silalahi yang menceritakan pembebasan sandera oleh pasukan TNI ternyata cukup digemari di kalangan anak-anak muda, hal ini terlihat saat acara Nonton Bareng (Nobar) Film Merah Putih Memanggil, Jumat, (13/10/2017), di Cihampelas Walk (Ciwalk) XXI jalan Cihampelas Bandung.

Sebanyak 150 orang yang didominasi anak-anak muda terlihat antusias menonton Film Merah Putih Memanggil yang diprakarsai LSM PMPR Indonesia, acara nobar dalam rangka memperingati HUT TNI ke-72 turut dihadiri Mayor Inf Wiwin Agus (Pusdikif), Kapt. Inf Sarjono, Siswa Dikcabpaif Satsis Taruna, mitra Denintel, serta Jajaran DPP, DPD, DPC dan Distrik LSM PMPR Indonesia.

Ketua Umum LSM PMPR Indonesia Rohimat Joker ditemui seusai pemutaran Film Merah Putih Memanggil mengatakan, dirinya selaku masyarakat Indonesia sangat bangga memiliki Tentara Nasional Indonesia (TNI), “Kami bangga dengan TNI, film ini semakin menumbuhkan rasa kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

“Semoga Film Merah Putih Memanggil dapat menumbuhkan semangat juang bagi generasi muda Indonesia, dan dengan acara nonton bareng ini terjalin lebih erat sinergitas antara TNI dengan masyarakat,” pungkas Rohimat Joker.

Film “Merah Putih Memanggil” menceritakan tentang pasukan gabungan TNI AD, AL, dan AU yang berusaha membebaskan para sandera yang diculik oleh teroris yang pemimpinnya diperankan oleh Aryo Wahab, para pemain lain yang terlibat di film “Merah Putih Memanggil” diantaranya, Restu Sinaga, Prisia Nasution, Maruli Tampubolon, Happy Salma, dan Mentari De Marelle.

foto by Teguh

foto by Teguh

Film “Merah Putih Memanggil” menjadi etalase TNI untuk menunjukkan kekuatan persenjataan di darat, laut, dan udara, para penonton dapat menyaksikan kecanggihan Pesawat Sukhoi SU-30, KRI Diponegoro, Kapal Selam Nagapasa, serta persenjataan tempur TNI, dan semua senjata yang digunakan di film ini benar-benar asli.

Beberapa adegan dipastikan mampu membuat terharu, seperti adegan para tentara yang tidak sempat pamit kepada isteri dan anaknya karena harus segera membebaskan para sandera, adegan haru lainnya adalah ketika beberapa anggota pasukan harus gugur melawan para teroris yang jumlahnya sangat banyak, dan saat-saat para pahlawan tersebut masuk ke liang lahat dan mendapatkan penghormatan terakhir.

Namun ada beberapa adegan yang mampu membuat tertawa, yaitu ketika anggota pasukan gabungan pamit kepada istrinya, dan adegan Kapten Nurmantyo (Maruli Tampubolon) ketika melihat ular besar, bukannya takut, malah ular tersebut dimakan untuk makan malam pasukan.

Seusai menonton Film “Merah Putih Memanggil” dipastikan para penonton akan merasa bangga memiliki TNI dan bangga menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. (BRH)

Comments are closed.