Pembunuhan Sadis Terjadi Di Padalarang Kabupaten Bandung Barat

cucu cimahiARCOM.CO.ID ,Kabupaten Bandung Barat. Pembunuhan sadis terjadi di Kampung Kepuh, RT 01 RW 10 Desa Padalarang Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) Kamis petang,  (19/10/2017).

Korban yang bernama Ma Jua (69 thn)  tewas bersimbah darah dengan sebelas luka tusukan pisau, di antaranya di bagian leher, perut, dan paha, pelakunya adalah Roni Abdul Azis atau biasa dipanggil Azis (21 thn)  yang tidak lain adalah cucu dari Ma Jua yang sejak kecil diurus oleh korban setelah kedua orang tua pelaku bercerai.

Saksi mata yang merupakan tetangga korban Atikah (43 thn), mengatakan, menjelang sore dirinya kedatangan ibu dari Azis yaitu Saodah (41 thn), saat itu Atikah diminta tolong jika orang tua Saodah  (Ma Jua) sedang dicekik dan diancam oleh Azis sambil memegang pisau di ruangan tengah rumah.

Namun tak berselang lama, tiba-tiba Azis keluar dari rumah dengan kedua tangan berlumuran darah, dan pergi sambil setengah berlari, Atikah dan Saodah langsung masuk  ke rumah dan mendapati kondisi Ma Jua sedang tergeletak sambil menyender ke pintu kamar dengan tubuh penuh darah.

“Melihat itu, saya bersama Saodah dan Ace langsung panik, dan berusaha meminta pertolongan warga sambil berteriak-teriak,” kata Atikah ketika ditemui Jumat pagi, (20/10/2017).

Atikah mengaku melihat banyak luka tusukan pisau di tubuh korban, bahkan usus di bagian perut korban sempat terlihat keluar saat korban digotong warga ke dalam mobil untuk di bawa ke rumah sakit, menurut Atikah, ceceran darah pun tampak terlihat di keramik rumah korban dan sepanjang jalan gang ketika korban digotong ke mobil bak terbuka.

“Saat itu Ma Jua masih hidup, keluarga baru mendapat informasi bahwa korban tewas sekitar jam sembilan malam setelah sempat mendapatkan perawatan di RSHS Bandung,” kata Atikah.

Kapolsek Padalarang Kompol Hartomo mengatakan, dari hasil olah TKP, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga dipergunakan pelaku untuk melukai korban, diantaranya pisau gagang warna biru muda, baju daster motif  kembang warna biru, pakaian dalam warna krem, celana pendek warna hijau, dompet warna merah, dan uang tunai sebesar Rp.83.500.

Saat ini pihak kepolisian bersama tim Buser dari Polres Cimahi terus mencari keberadaan dari pelaku yang usai melakukan aksinya langsung melarikan diri, “Dari tubuh korban memang ditemukan sejumlah luka tusukan pisau. untuk motifnya masih diselidiki, karena sampai kini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” pungkas Kapolsek. (Saifal)

Comments are closed.