Pemerintah Kota Cimahi Memperluas Drainase Air di Sejumlah Titik

perbaikan jalanARCOM.CO.ID ,Cimahi. Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota Cimahi mulai melakukan sejumlah persiapan, salah satunya perluasan volume gorong-gorong atau drainase air di sejumlah titik di Kota Cimahi, titik yang diperluas merupakan kawasan yang dianggap rawan terjadi banjir, diantaranya kawasan Gunung Batu, jalan Pesantren, dan kawasan Pasar Atas Cimahi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Cimahi Dani Bastiani mengatakan, perluasan gorong-gorong yang dilakukan Pemerintah Kota Cimahi merupakan salah satu upaya untuk mengurangi resiko banjir di musim penghujan.

“BPBD adalah salah satu lembaga yang menanggulangi bencana banjir, dan di Kota Cimahi saat ini tengah melakukan perbaikan gorong-gorong atau drainase, dan hal ini merupakan salah satu pengurangan resiko bencana,” kata Dani Bastiani, Senin, (2/10/2017), saat ditemui di Kantor BPBD Cimahi jalan Cihanjuang.

Banyak sampah yang oleh masyarakat dibuang di sembarang tempat, sehingga membuat sebagian saluran air tersumbat yang menjadi salah satu penyebab banjir di Kota Cimahi, untuk itu pihak BPBD Cimahi menghimbau kepada warga agar lebih bijak dalam membuang sampah dan meningkatkan sikap gotong royong dalam membersihkan sampah di sekitar rumah masing-masing.

“Kepada masyarakat, agar mendukung program ini dengan cara tidak membuang sampah sembarangan, kami juga menghimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaannya dan bergotong royong dalam membersihkan selokan di sekitaran rumah masing-masing yang sekiranya bisa menggenangi saluran air,” tegas Dani Bastiani.

Untuk menanggulangi bencana di musim penghujan, pihak BPBD Cimahi telah menyiagakan 32 personel untuk menanggulangi laporan masyarakat yang terkena dampak bencana, “BPBD menyiapkan 32 personel, Satgas ini kita siapkan 24 jam untuk menanggapi laporan masyarakat yang terkena dampak bencana,” ujar Dani Bastiani.

Menurut laporan warga, di Kota Cimahi terdapat beberapa tempat yang rawan bencana, sehingga warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaannya saat musim penghujan, “Memang terdapat beberapa titik rawan berdasarkan laporan masyarakat, tentunya hal tersebut harus diantisipasi,” pungkas Dani Bastiani.

Pengerjaan sejumlah gorong-gorong saat ini tengah dikerjakan oleh para pekerja, mengingat di Cimahi sudah memasuki musim penghujan, untuk volume sendiri akan disesuaikan dengan kondisi ruas jalan dimasing-masing titik pengerjaan.

“Pengerjaan ini untuk persiapan musim hujan dan untuk menanggulangi banjir,” kata salah satu pekerja bernama Yudi Priatna, “Dari Pemkot Cimahi memang sedang ada pengerjaan ini, untuk luasnya sendiri ada di kedalaman 800 centimeter hingga satu meter, sedangkan lebarnya 800 centimeter, bagimana kondisi ruas jalannya saja,” pungkasnya. (Saifal)

Comments are closed.